BANTENCORNER.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 79 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menghadiri Pengajian Bulanan Desa Sukadaya yang digelar di Masjid Al-Ma’mur, Kampung Cikondang, RW 04 RT 10, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Minggu 19 Juli 2026.

Pengajian bulanan merupakan program rutin Pemerintah Desa Sukadaya yang dilaksanakan sebulan sekali secara bergilir di setiap wilayah desa. Kegiatan itu bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah desa, tokoh agama, dan warga. Kegiatan dihadiri Kepala Desa Sukadaya beserta perangkat desa, Ketua MUI Desa Sukadaya, para kasepuhan, kiai dan alim ulama, tokoh pemuda, serta masyarakat muslimin dan muslimat. Kehadiran mahasiswa KKM Kelompok 79 UNIBA menjadi bagian dari upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Desa Sukadaya.

Rangkaian acara diawali dengan hadiah dzikir yang dipanjatkan bersama sebagai doa kepada para pendahulu dan permohonan keberkahan atas terselenggaranya kegiatan. Selanjutnya, Kepala Desa Sukadaya menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan melalui kegiatan keagamaan, dilanjutkan sambutan dari perwakilan mahasiswa KKM Kelompok 79 UNIBA sebelum acara memasuki sesi inti, yakni tablig Islamiyah berupa penyampaian tausiah keagamaan kepada seluruh jemaah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukadaya, Suheri, mengatakan pengajian bulanan dirancang untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan desa. “Program ini dibuat untuk membangkitkan kebersamaan dan mengangkat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari kewajiban saya sebagai kepala desa dalam memfasilitasi kegiatan yang bermanfaat. Dengan adanya pengajian bulanan ini, saya berharap masyarakat Desa Sukadaya semakin kompak, rukun, dan terus menjaga ukhuwah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KKM Kelompok 79 UNIBA, Arizal Almunawar, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat Desa Sukadaya kepada mahasiswa sejak awal pelaksanaan KKM. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dalam pengajian bulanan bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkenalkan diri serta mempererat hubungan dengan masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sukadaya dan seluruh masyarakat yang telah menerima kehadiran kami dengan penuh kehangatan. Undangan untuk mengikuti pengajian bulanan ini menjadi kehormatan bagi kami sekaligus kesempatan untuk lebih mengenal masyarakat, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan selama menjalankan pengabdian di Desa Sukadaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Desa Sukadaya, H. Nunu M., dalam tablig Islamiyah menyampaikan bahwa menghadiri majelis ilmu merupakan kewajiban setiap muslim dan muslimat. Ia menegaskan, menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, melainkan juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. “Pengajian ini bukan hanya tanggung jawab kepala desa, tetapi merupakan kewajiban kita bersama sebagai muslim dan muslimat. Melalui majelis ilmu seperti ini, kita dapat memperkuat keimanan, menambah pengetahuan agama, serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Suasana pengajian berlangsung khidmat dengan antusiasme masyarakat yang memenuhi Masjid Al-Ma’mur hingga kegiatan selesai. Selain menjadi wadah memperdalam ilmu agama, pengajian bulanan juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan. Bagi mahasiswa KKM Kelompok 79 UNIBA, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat, yang diharapkan mampu membangun hubungan harmonis dengan warga sekaligus mendukung terciptanya kehidupan desa yang religius, rukun, dan penuh semangat gotong royong.***

Leave A Reply

Exit mobile version