BANTENCORNER.COM – Momentum Hari Anak Nasional (HAN) dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 79 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) untuk memperkuat pengabdian di bidang pendidikan. Bersama SDN 1 Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, mahasiswa menggelar rangkaian kegiatan yang mengedepankan nilai edukasi, kebersamaan, dan pelestarian budaya dengan melibatkan seluruh peserta didik pada Rabu, 23 Juli 2026.

Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Anak Nasional yang diikuti kepala sekolah, dewan guru, mahasiswa KKM, dan seluruh siswa. Seusai upacara, suasana sekolah berubah lebih semarak dengan senam bersama yang dilanjutkan dengan berbagai permainan tradisional. Aktivitas tersebut tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan disiplin, serta mempererat interaksi sosial antarsiswa.

Kepala SDN 1 Sukadaya, Iip Saepul, S.Pd., mengatakan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya memenuhi hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta ruang untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Ketua KKM Kelompok 79 UNIBA, Arizal Almunawar, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam peringatan Hari Anak Nasional merupakan bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan pendidikan karakter.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak. Melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan, kami ingin membangun semangat belajar sekaligus mengajak mereka mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya yang mengajarkan nilai kebersamaan, kejujuran, dan sportivitas,” ujar Arizal.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi peserta didik, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam menciptakan ekosistem belajar yang ramah anak.

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, KKM Kelompok 79 UNIBA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik, sekaligus memperkuat kesadaran bersama bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.***

Leave A Reply

Exit mobile version