Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    4 November 2026

    Karo Ekbang Puji PT ABM, Ismail: Kinerja Positif, Bisa Gandeng Perusahaan Besar PT. Daesang Food Indonesia

    4 November 2026

    Perketat Pengawasan dan Perbaikan Tata Kelola BUMD, Ismail: Kita Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    4 November 2026

    Andra Soni Dorong Lahirnya Inventor Baru di Forum Bisnis Paten Indonesia 2026

    4 November 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Diduga Sarat Pelanggaran Prosedural, Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Serang Dilaporkan ke Pengurus Nasional

    Diduga Sarat Pelanggaran Prosedural, Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug Serang Dilaporkan ke Pengurus Nasional

    Bantencorner.com25 Juli 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – Pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna (TKKT) Kecamatan Curug Kota Serang menuai keberatan setelah sejumlah pihak melayangkan pengaduan kepada Pengurus Nasional Karang Taruna. Pengaduan tersebut memuat dugaan pelanggaran prosedural dan administrasi yang dinilai berpotensi mencederai prinsip demokrasi, transparansi, serta tata kelola organisasi.

    Merujuk pada dokumen pengaduan, Temu Karya diselenggarakan berdasarkan Surat Undangan Nomor: 014/UND/KT-CURUG/VIII/2026 yang menetapkan pelaksanaan kegiatan pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Gedung Serba Guna Denna Kiara. Pemilihan lokasi menjadi salah satu poin yang dipersoalkan karena dinilai memiliki afiliasi dengan kelompok tertentu atau berada di ruang privat yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Kondisi tersebut dianggap tidak mencerminkan netralitas forum organisasi yang seharusnya dapat diterima oleh seluruh peserta dan pemilik hak suara dari setiap kelurahan di Kecamatan Curug.

    Selain itu, pengadu juga menilai terdapat dugaan pelanggaran prosedur dalam tahapan persiapan Temu Karya. Ketua Caretaker Karang Taruna Kecamatan Curug, Tb. Miftah Farid, disebut tidak melibatkan unsur pengurus sebelumnya dalam proses penyelenggaraan. Langkah tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip musyawarah, keterbukaan, dan etika organisasi yang selama ini menjadi dasar pelaksanaan forum Karang Taruna.

    Persoalan lain yang juga turut disoroti berkaitan dengan tahapan administratif, terutama proses penjaringan dan verifikasi bakal calon ketua. Pengadu menilai tahapan tersebut tidak dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel sehingga memunculkan keraguan terhadap integritas proses pemilihan.

    Berbagai persoalan itu disebut telah menimbulkan keresahan di kalangan pengurus maupun anggota Karang Taruna Kec. Curug. Para pengadu khawatir proses yang berlangsung dapat menghilangkan prinsip keadilan dan transparansi serta berdampak pada legitimasi hasil Temu Karya.

    Peserta Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug, Yogi Fahqi Bahrulalam, menilai terdapat sejumlah persoalan mendasar dalam pelaksanaan forum tersebut.

    “Kami melihat adanya indikasi kuat pelanggaran tata tertib serta cacat formil dalam proses penjaringan dan penetapan peserta suara sah pada Temu Karya ini. Banyak hak suara dari pengurus tingkat basis yang sengaja diabaikan atau tidak diundang demi memuluskan kepentingan kelompok tertentu. Jika aturan main dasar organisasi saja dilanggar, maka hasil dari forum ini tidak sah dan mencederai marwah Karang Taruna,” ujar Yogi melaui pesan WhatsApp.

    Menurut Yogi, penyelenggaraan Temu Karya yang dinilai sarat rekayasa aturan maupun upaya pemaksaan aklamasi menunjukkan kemunduran dalam praktik demokrasi internal organisasi.

    “Penyelenggaraan Temu Karya yang sarat akan rekayasa aturan atau pemaksaan aklamasi menunjukkan kemunduran demokrasi internal. Pelanggaran administrasi dan prosedur persidangan ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena akan berujung pada gugatan legitimasi kepengurusan baru di kemudian hari,” katanya.

    Melalui pengaduan tersebut, para pelapor meminta Pengurus Nasional Karang Taruna segera melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug. Mereka juga meminta penyelenggara dipanggil untuk memberikan klarifikasi serta mempertimbangkan penundaan maupun pembatalan hasil Temu Karya apabila nantinya terbukti terdapat pelanggaran terhadap ketentuan organisasi.

    Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait berbagai dugaan yang disampaikan dalam pengaduan, pihak penyelenggara membantah adanya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan Temu Karya. Menurutnya, seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi.

    “Proses dari mulai tahapan sampai kepada pelaksanaan sudah dilalui secara demokratis dan mengedepankan nilai-nilai musyawarah. Untuk peserta yang hadir dari masing-masing kelurahan sudah memenuhi kriteria sebagai pemilik suara yang sah,” kata Ketua Caretaker Tb. Miftah Farid. ***

    (Berita ini telah mengalami penyuntingan penambahan konfirmasi dari pihak tergugat)

    Cacar Prosedural Karang Taruna Temu Karya Karang Taruna
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    NEWS 2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    Kejati Bantah Isu Kadinkes dan Dirut RSUD Banten Tersangka, Jonathan: Itu Hoax, Tidak Benar….

    Recent Post

    Gub Andra Ingin Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

    4 November 2026

    Teken MoU, PT Daesang Food Indonesia Puji PT ABM, Faiqal: Kolaborasi ini Saling Melengkapi

    3 November 2026

    PT ABM Teken MoU dengan PT. Daesang Food Indonesia, Nilai Investasi Capai Miliaran

    3 November 2026

    17 Sertifikat Tanah Diklaim Hilang, Kuasa Hukum: BP Pernyataan Bertentangan Fakta

    2 November 2026

    Kejati Bidik Dugaan Korupsi PKBM di Pandeglang hingga Tangerang, Potensi Kerugian Capai Miliaran

    2 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.