BANTENCORNER.COM –  Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, KKM Kelompok 30 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan kegiatan kunjungan ke salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, UMKM, Koperasi, dan Ekonomi Kreatif yang bertujuan memperkenalkan potensi usaha lokal sekaligus membantu promosi produk melalui media digital.

Kunjungan dilakukan ke tempat produksi bontot milik Ibu Mursanah, salah satu pelaku UMKM yang telah lama memproduksi makanan khas berbahan dasar ikan yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat pesisir Desa Domas. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pelaku usaha untuk mempelajari proses produksi bontot dari tahap awal hingga siap dipasarkan.

Ibu Mursanah menjelaskan setiap tahapan pembuatan bontot, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencampuran adonan, pembentukan, hingga proses pengolahan yang menghasilkan produk dengan cita rasa khas. Penjelasan tersebut memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa mengenai proses produksi pangan lokal yang masih mempertahankan kualitas dan cita rasa tradisional.

Menariknya, mahasiswa KKM turut mempraktikkan secara langsung proses pembuatan bontot dengan ikut mengolah dan mengaduk adonan bersama pelaku UMKM. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mahasiswa dapat memahami secara langsung keterampilan, ketelitian, dan kerja keras yang diperlukan dalam menghasilkan produk UMKM berkualitas.

Selain mempelajari proses produksi, mahasiswa juga melakukan peliputan video selama kegiatan berlangsung. Konten yang dibuat menampilkan proses pembuatan bontot, cerita singkat mengenai usaha yang dijalankan Ibu Mursanah, serta keunggulan produk lokal Desa Domas. Video tersebut dirancang sebagai media promosi digital yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya tarik produk UMKM di masyarakat.

Melalui pembuatan konten promosi, mahasiswa berharap produk bontot tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga mampu menjangkau konsumen yang lebih luas melalui berbagai platform media sosial. Langkah ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKM dalam membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan pemasaran di era digital.

Yesa Melati Putri sebagai anggota Bidang 2 Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, UMKM, Koperasi, dan Ekonomi Kreatif KKM Kelompok 30 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mengangkat potensi usaha lokal agar semakin dikenal masyarakat.

“Kami ingin memberikan dukungan kepada pelaku UMKM tidak hanya melalui kunjungan, tetapi juga dengan membantu memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas melalui media digital. Harapannya, promosi ini dapat meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi UMKM Desa Domas,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Ibu Mursanah yang mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan usaha lokal. Menurutnya, promosi melalui media sosial menjadi salah satu cara yang efektif untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen, terutama generasi muda.

Melalui program ini, KKM Kelompok 30 Universitas Bina Bangsa berharap kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi, potensi produk lokal Desa Domas diharapkan semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.**

Leave A Reply

Exit mobile version