BANTENCORNER.COM – DPRD Kota Serang mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang mempercepat transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Serang.
Dorongan tersebut disampaikan menyusul pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Serang. DPRD berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera mengakselerasi berbagai program digitalisasi yang dinilai masih belum berjalan optimal.
Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Muhammad Farhan Azis, menilai transformasi digital di Kota Serang saat ini masih cenderung mandek. Menurutnya, digitalisasi pemerintah daerah tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan situs web maupun aplikasi secara terpisah.
Kota Serang dinilai membutuhkan sistem digital yang terintegrasi sehingga data pemerintahan dapat dikelola secara terpusat dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kota Serang punya agenda besar dalam serba digital. Bukan sekadar membangun website atau aplikasi biasa, tapi membangun open data dan juga super apps. Itu yang paling dibutuhkan saat ini,” ujar Farhan, Senin (27/7/2026).
DPRD Dorong Open Data dan Super Apps
Farhan menjelaskan, penerapan open data dan super apps dapat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital Pemerintah Kota Serang.
Dengan sistem data yang terintegrasi, pemerintah daerah diharapkan tidak lagi mengelola data secara terpisah antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Menurut Farhan, ketersediaan data yang terpusat juga akan memudahkan pemerintah dalam mengidentifikasi berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.
Data tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.
AI dan Machine Learning Bisa Dukung Kebijakan
Selain membangun sistem data yang terintegrasi, DPRD Kota Serang juga mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta machine learning.
Teknologi tersebut dinilai dapat membantu pemerintah melakukan pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar sehingga berbagai persoalan daerah dapat dipetakan dengan lebih presisi.
“Kita butuh pendataan yang terpusat sehingga segala permasalahan bisa dikurasi dengan AI dan machine learning, lalu ditarik kesimpulan untuk solusi kebijakan publik. Seharusnya arahnya ke sana,” kata Farhan.
Ia menilai penerapan teknologi tidak semata-mata bertujuan menghadirkan layanan digital, tetapi juga harus mampu membantu pemerintah mengambil keputusan berdasarkan data.
Infrastruktur Digital dan SDM Harus Diperkuat
Di sisi lain, DPRD Kota Serang meminta Pemkot memperkuat fondasi digital sebelum meluncurkan berbagai program baru kepada masyarakat.
Menurut Farhan, pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas.
Ia menyebut kapasitas server serta ketersediaan data dasar perlu diperhatikan agar sistem digital yang dibangun dapat berjalan secara optimal.
“Kita ratakan dulu basis infrastrukturnya dan siapkan SDM-nya. Server yang kehabisan kapasitas dan data dasar harus ditambahi dulu sebagai standar minimum, baru sisanya digelontorkan untuk pelayanan publik,” ujarnya.
Pejabat Diskominfo Diminta Tancap Gas
Farhan menegaskan keberhasilan program digitalisasi Kota Serang juga sangat bergantung pada komitmen jajaran pimpinan Diskominfo, mulai dari kepala bidang hingga kepala dinas.
Menurutnya, keterbatasan pemahaman teknologi tidak boleh menjadi alasan terhambatnya program transformasi digital.
“Jangan sampai program ini terbengkalai hanya karena alasan Kadis atau Kabid-nya kurang mengerti informasi dan teknologi. Itu alasan yang klise,” tegasnya.
DPRD Kota Serang berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja mempercepat program digitalisasi sehingga agenda Serang Digital tidak berhenti pada pembangunan aplikasi, tetapi berkembang menjadi sistem pemerintahan digital yang terintegrasi.
Transformasi tersebut diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan berbasis data bagi masyarakat Kota Serang. (ADV)




