BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 19 Desa Beberan melaksanakan kegiatan kreatif berupa pelatihan ecoprint bersama anak-anak warga Desa Beberan. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja KKM 19 UNIBA yang bertujuan untuk mengenalkan seni berbasis lingkungan sekaligus mendorong kreativitas anak melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan.
Kegiatan ecoprint dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, dengan melibatkan sebanyak 20 anak-anak warga Desa Beberan sebagai peserta. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKM 19 memberikan pendampingan dan edukasi mengenai cara membuat karya seni menggunakan teknik ecoprint, yaitu metode mencetak motif alami dari berbagai jenis tumbuhan seperti daun dan bunga ke dalam media kain.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan ruang kreativitas bagi anak-anak agar dapat mengembangkan kemampuan seni, imajinasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Melalui kegiatan ecoprint, anak-anak tidak hanya belajar menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga memahami bahwa bahan alami di sekitar mereka dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai seni dan manfaat.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak Desa Beberan terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan yang diberikan oleh mahasiswa KKM 19. Para peserta diajak untuk mengenal berbagai jenis daun dan tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan ecoprint, memilih pola yang diinginkan, menyusun daun pada media kain, hingga melakukan proses pencetakan motif alami. Dengan bimbingan mahasiswa, anak-anak dapat menuangkan kreativitas mereka melalui karya masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan karena menggabungkan unsur seni, kreativitas, dan edukasi lingkungan. Anak-anak diberikan kesempatan untuk bereksperimen secara langsung sehingga mereka dapat memahami proses pembuatan ecoprint dengan cara yang lebih mudah dan menarik. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga melatih ketelitian, kesabaran, serta kemampuan anak dalam mengikuti proses pembuatan sebuah karya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 19 Desa Beberan berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan serta membantu peserta selama proses pembuatan ecoprint. Mahasiswa mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan, memberikan penjelasan mengenai teknik pembuatan, serta mendampingi anak-anak agar dapat menghasilkan karya terbaik sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Melalui kegiatan ini, KKM 19 Desa Beberan berharap anak-anak dapat memperoleh pengalaman baru yang bermanfaat dan mampu mengembangkan potensi kreatif mereka. Selain itu, kegiatan ecoprint juga menjadi bentuk pengenalan terhadap konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekitar tanpa harus menghasilkan limbah yang berlebihan.
Program ecoprint ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Kehadiran KKM 19 UNIBA di Desa Beberan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang menjadi bagian penting dalam kemajuan desa.
Antusiasme dan partisipasi aktif dari anak-anak selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa program kreatif seperti ecoprint mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga anak-anak Desa Beberan semakin memiliki ruang untuk berekspresi, berinovasi, dan menciptakan karya yang bermanfaat.
Melalui kegiatan ecoprint ini, KKM 19 Desa Beberan terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dengan menghadirkan program yang edukatif, kreatif, dan berorientasi pada pemanfaatan potensi lingkungan sekitar.***








