BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 55 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan kegiatan psikoedukasi bertema “Kecanduan Gadget” bagi siswa kelas VI SDN Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak penggunaan gadget secara berlebihan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan psikoedukasi tersebut merupakan salah satu program kerja Bidang Pendidikan KKM Kelompok 55 UNIBA yang berfokus pada peningkatan pengetahuan serta pembentukan karakter siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman bahwa gadget memiliki banyak manfaat apabila digunakan dengan tepat, namun juga dapat memberikan dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan tanpa pengawasan dan pengendalian diri.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian kecanduan gadget, penyebab terjadinya kecanduan, dampak positif dan negatif penggunaan gadget, tanda-tanda seseorang mengalami kecanduan gadget, serta berbagai cara mengelola waktu penggunaan gadget agar tidak mengganggu aktivitas belajar, kesehatan fisik, maupun kesehatan mental.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti materi dengan penuh antusias. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, serta penyampaian contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Suasana kelas yang aktif membuat siswa lebih mudah memahami materi dan berani menyampaikan pendapat maupun pengalaman mereka terkait penggunaan gadget.
Para siswa mengaku senang mengikuti kegiatan psikoedukasi tersebut. Mereka merasa materi yang disampaikan mudah dipahami dan memberikan pengetahuan baru mengenai pentingnya membatasi penggunaan gadget. Selain itu, siswa juga menyampaikan bahwa kebiasaan baik yang dipelajari selama kegiatan akan mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami senang dan happy mengikuti kegiatan ini. Materinya mudah dipahami dan kami ingin langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terlalu sering bermain gadget,” ungkap siswa kelas VI.
Guru Kelas VI SDN Margasana, Ukon Yusuf Al Amri, S.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi peserta didik saat ini dan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan gadget secara sehat.
“Menurut saya bagus. Kemarin saya tanyakan ke anak-anak kelas VI, mereka paham dengan materi yang telah disampaikan lalu bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari mereka. Anak-anak kelas VI juga jadi tahu terkait efek samping dari penggunaan gadget yang berlebihan,” ujar Ukon Yusuf Al Amri, S.Pd.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 55 UNIBA berharap siswa tidak hanya mengetahui dampak negatif kecanduan gadget, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan menggunakan gadget secara lebih bijaksana. Edukasi sejak dini dinilai penting agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkomunikasi, dan mengembangkan kreativitas tanpa mengabaikan aktivitas lain yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Kegiatan psikoedukasi ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara SDN Margasana dan mahasiswa KKM Kelompok 55 UNIBA dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, aman, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan, edukasi serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya membangun literasi digital sejak usia dini sehingga siswa mampu menjadi generasi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi di era digital. ***





