BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 45 Universitas Bina Bangsa melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna bagi pelaku UMKM pada Minggu, 02 Agustus 2026. Salah satu program unggulan yang berhasil direalisasikan adalah pengembangan alat pemotong pisang manual dari satu mata pisau menjadi tiga mata pisau pada UMKM Keripik Pisang Hj. Uceng di Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal.
Program ini berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa proses pemotongan pisang masih dilakukan menggunakan alat manual dengan satu mata pisau. Kondisi tersebut menyebabkan proses produksi membutuhkan waktu lebih lama dan kapasitas pemotongan menjadi terbatas, terutama ketika permintaan produk meningkat.
Melalui program KKM, mahasiswa melakukan perancangan dan modifikasi alat pemotong dengan menambahkan tiga mata pisau yang tersusun secara presisi sehingga mampu menghasilkan tiga irisan pisang dalam satu kali proses pemotongan. Inovasi ini tetap mempertahankan sistem kerja manual sehingga mudah digunakan oleh pelaku UMKM tanpa memerlukan sumber energi listrik maupun biaya operasional tambahan.
Pengembangan alat tersebut memberikan berbagai manfaat bagi UMKM Keripik Pisang Hj. Uceng. Proses pemotongan menjadi lebih cepat, kapasitas produksi meningkat, waktu kerja lebih efisien, serta hasil irisan menjadi lebih seragam sehingga mendukung kualitas produk yang dihasilkan. Selain itu, beban kerja pelaku usaha juga menjadi lebih ringan dibandingkan menggunakan alat sebelumnya.
Ketua KKM 45 Universitas Bina Bangsa menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Inovasi sederhana namun tepat guna diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.
Pemilik UMKM Keripik Pisang Hj. Uceng menyambut baik program tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKM. Dengan adanya alat pemotong tiga mata pisau, proses produksi menjadi lebih efektif sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar dengan lebih baik.
Program ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa Universitas Bina Bangsa kepada masyarakat melalui pemberdayaan sektor usaha mikro. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pelaku usaha, tetapi juga mendorong pemanfaatan inovasi teknologi sederhana sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat Desa Sukaratu, diharapkan inovasi yang telah dikembangkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi pengembangan teknologi tepat guna lainnya yang mendukung kemajuan UMKM di wilayah Kecamatan Cikeusal.***





