BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 19 Bidang Lingkungan Hidup, Ketahanan Pangan, dan Kesehatan Masyarakat sukses melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Cerdas Memilih Makanan, Sehat Bersama Edukasi BPOM untuk Masyarakat” pada Minggu, 27 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Desa Beberan ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi, memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal, meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan stunting, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Keempat aspek tersebut saling berkaitan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKM memberikan edukasi mengenai keamanan pangan berdasarkan informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Warga diberikan pemahaman tentang bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil pada makanan, serta pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk pangan. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan panduan Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi suatu produk agar terhindar dari pangan yang tidak memenuhi standar keamanan.

Pada kesempatan yang sama, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai stunting. Materi yang disampaikan menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga dapat memengaruhi pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak anak. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif, MPASI yang bergizi, serta menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Materi berikutnya membahas pentingnya ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh di sekitar lingkungan. Warga diajak untuk memanfaatkan potensi hasil pertanian dan sumber pangan lokal sebagai upaya memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri, sekaligus mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Tidak hanya berfokus pada keamanan pangan, sosialisasi juga mengangkat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dari kemasan makanan serta mengelola limbah rumah tangga, khususnya sampah organik, agar tidak mencemari lingkungan dan dapat dimanfaatkan kembali dengan baik.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Setelah penyampaian materi, warga berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab dengan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar keamanan pangan, pencegahan stunting, pemanfaatan pangan lokal, hingga cara mengenali produk yang telah memiliki izin edar. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kesehatan keluarga serta pentingnya memperoleh informasi yang benar mengenai pangan yang aman dan bergizi.

Perwakilan Bidang Lingkungan Hidup, Ketahanan Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Kelompok 19 KKM Universitas Bina Bangsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penyebarluasan edukasi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Beberan semakin teliti dalam memilih pangan yang aman, mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, berperan aktif dalam mencegah stunting, memanfaatkan potensi pangan lokal secara optimal, serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKM, perangkat desa, dan seluruh peserta. Warga Desa Beberan memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini dan berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai keamanan pangan, pencegahan stunting, ketahanan pangan, dan kepedulian terhadap lingkungan.***

Leave A Reply

Exit mobile version