Bantencorner.com Lebak — Perum BULOG Kantor Cabang Lebak-Pandeglang resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli hingga September 2026 dalam kegiatan launching yang dihadiri Wakil Bupati Lebak beserta jajaran pemerintah daerah, camat, kepala desa, lurah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi penanda resmi dimulainya distribusi bantuan pangan yang menjangkau ribuan keluarga di seluruh pelosok Kabupaten Lebak.
Jumlah Penerima Meningkat Signifikan
Kepala Cabang BULOG Lebak-Pandeglang, Muhamad Syaukani, menyampaikan bahwa jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Lebak mengalami kenaikan yang cukup besar. Pada periode Februari–Maret 2026 tercatat 183.753 PBP, sedangkan untuk periode Juli–September 2026 jumlahnya meningkat menjadi 220.428 PBP. Artinya, terjadi penambahan sebanyak 36.675 PBP atau naik 19,96 persen.
Peningkatan terjadi di 27 dari 28 kecamatan, dengan kenaikan terbesar di Kecamatan Warunggunung (+3.083 PBP), Kalanganyar (+2.768 PBP), dan Cibadak (+2.634 PBP). Hanya Kecamatan Muncang yang mengalami penurunan sebanyak 6 PBP.
6.612 Ton Beras Siap Disalurkan Lewat Gudang Jawilan
Seiring bertambahnya penerima, volume beras yang disiapkan juga meningkat. Muhamad Syaukani menjelaskan, jika pada periode sebelumnya terdistribusi 3.675.060 kg beras, maka untuk tiga bulan ke depan BULOG menyiapkan 6.612.840 kg beras. Secara rata-rata bulanan, kenaikan mencapai 19,96% dari 1.837.530 kg menjadi 2.204.280 kg per bulan. Seluruh kebutuhan beras untuk 28 kecamatan akan dipenuhi melalui Gudang Jawilan.
“Kehadiran Wakil Bupati dan seluruh jajaran merupakan dukungan yang sangat berarti agar bantuan ini berjalan tertib, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Muhamad Syaukani.
Wakil Bupati Lebak: Bantuan Beras, Langkah Nyata Wujudkan Kesejahteraan Rakyat
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyambut baik peluncuran penyaluran ini. Ia menegaskan bahwa bantuan pangan beras ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu, khususnya keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga 4 yang berhak menerima manfaat.
“Dengan adanya bantuan pangan beras ini, kami berharap para penerima dapat memanfaatkannya sebaik-baiknya untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Pengeluaran untuk membeli beras menjadi lebih ringan, dan uang yang tersisa dapat dialihkan untuk kebutuhan keluarga lainnya,” ungkap Amir Hamzah.
Lebih dari sekadar meringankan beban belanja rumah tangga, Amir Hamzah melihat bantuan ini sebagai dorongan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Pada intinya, melalui bantuan pangan beras ini, kami ingin masyarakat penerima dapat tumbuh lebih baik dan sejahtera sejalan dengan visi Kabupaten Lebak: Bersih, Sehat, Sejahtera,” harapnya.
Sinergi Kunci Tepat Sasaran
Menyadari kondisi geografis Lebak yang beragam, BULOG telah menyiapkan lima langkah strategis: pencocokan data penerima bersama Pemkab Lebak, pemastian stok dan kualitas beras, kesiapan logistik serta rute distribusi, koordinasi titik penyerahan hingga tingkat desa, serta mekanisme pengaduan yang responsif.
Launching ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama agar beras bantuan pangan menjadi penyangga kesejahteraan yang dirasakan langsung manfaatnya hingga ke pelosok desa di Kabupaten Lebak.





