Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Ada Jokowi, Keuceran Mande Macan Guling Bakal Dihadiri Ribuan Pendekar

    7 September 2026

    Joko Widodo Bakal Hadiri Keuceran Mande Macan Guling, Jona: Kita Murni Undang Beliau, Tak Ada Kepentingan Politik

    7 September 2026

    Lindungi Warga dari Abu Vulkanik, Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis di Terminal Pakupatan

    7 September 2026

    Tambang Nikel Rp849 Miliar Jadi Latar Belakang Dugaan Rekayasa Perkara di Bareskrim

    7 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Tak Terima Kecelakaan Akibat Jalan Berbahaya, Mahasiswa Berencana Tuntut Pemerintah Lebak dan Dinas Terkait

    Tak Terima Kecelakaan Akibat Jalan Berbahaya, Mahasiswa Berencana Tuntut Pemerintah Lebak dan Dinas Terkait

    Rizki Mubarok13 Agustus 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    {"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM –  Kecelakaan tunggal yang dialami mahasiswa, Muhammad Tegar saat melintas di ruas jalan wilayah Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Saat dalam perjalanan pulang dari Lebak menuju Petir, kendaraannya tergelincir karena permukaan jalan tertutup batu kerikil, batu pecah, dan debu sisa muatan kendaraan yang membuat jalan menjadi licin dan berbahaya ditambah tidak adanya penerangan jalan.

    ‎Akibat dari kecelakaan tersebut, bagian depan motor rusak hingga nyaris hancur, bagian dekat setir jebol, serta bodi kendaraan lainnya mengalami lecet cukup parah, sementara korbannya sendiri menderita luka di pergelangan siku dan telapak tangan kanan, serta luka pada telapak tangan kirinya akibat jatuh ke jalan. Ia menegaskan tidak menerima keadaan ini karena kecelakaan sepenuhnya disebabkan oleh kondisi jalan yang dibiarkan berbahaya.

    ‎”Saya mengalami kecelakaan tunggal yang disebabkan oleh jalan licin penuh batu kerikil, batu pecah, dan debu semen bekas kendaraan pengangkut material. Kondisi jalan inilah yang membuat saya tergelincir dan jatuh,” pungkasnya.

    ‎Tegar juga menyampaikan bahwa dirinya bukan korban pertama. Berdasarkan keterangan warga sekitar, sudah ada tiga orang lain yang mengalami nasib serupa di titik yang sama. Hal ini membuktikan bahwa jalan berbahaya itu dibiarkan berlarut-larut tanpa ada pihak yang membersihkan atau memasang peringatan apa pun.

    ‎”Menurut keterangan warga sekitar, sudah terhitung ada tiga orang korban akibat kondisi jalan tersebut. Artinya bahaya ini sudah ada sejak lama dan dibiarkan begitu saja tanpa penanganan apa pun,” tegasnya.

    ‎Karena dinilai adanya kelalaian nyata dari pihak yang berwenang menjaga keselamatan jalan, Tegar menyatakan akan menuntut pertanggungjawaban secara resmi kepada instansi yang bersangkutan. Ia menunjuk secara jelas pihak-pihak yang dianggap lalai dan wajib menjawab kerugian yang dialaminya.

    ‎”Saya Muhammad Tegar, salah satu mahasiswa, akan menuntut Pemerintah Kabupaten Lebak, Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, serta Dinas PUPR Kabupaten Lebak. Mereka telah lalai menangani infrastruktur jalan yang jelas-jelas membahayakan setiap orang yang melintas,” tandasnya.

    ‎Melalui tuntutan ini, Tegar menegaskan bahwa pihak berwenang tidak boleh berdiam diri sementara rakyat terus berjatuhan korban. Ia berharap tuntutannya menjadi peringatan agar jalan segera dibersihkan, dipasang rambu peringatan, dan pengawasan diperketat demi keselamatan seluruh masyarakat.

    Kecelakaan Mahasiswa Banten Pemerintah
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Recent Post

    Relawan Bagikan Masker Gratis, Warga Keluhkan Mata Perih Akibat Abu Vulkanik

    7 September 2026

    Seluruh Layanan Faskes Diminta Siaga Antisipasi Gangguan Dampak Abu Vulkanik

    7 September 2026

    PJJ Selama Tiga Hari Diberlakukan di Banten Imbas Erupsi Gunung Krakatau

    7 September 2026

    Andra Soni Gerak Cepat, Keselamatan Rakyat Jadi Prioritas

    7 September 2026

    Gubernur Andra Soni Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

    7 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.