Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kata Kemendagri Soal Pertumbuhan Ekonomi Banten

    5 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Gubernur Andra Soni: Pembangunan Harus Terus Bergerak dan Maju Berdampak

    5 Oktober 2026

    Komisi V DPRD Nilai Danang Hamas Nugroho Layak Pimpin Dinkes Banten: Beliau Sudah Banyak Berkecimpung di Bidang Kesehatan

    5 Oktober 2026

    Apresiasi Kinerja Dirut RSUD Banten dr. Danang, Komisi V DPRD Banten: Pelayanan Pro Aktif, Semakin Meningkat

    5 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Sekolah Gratis Bukan Sekadar Janji, Peminat Sekolah Swasta di Banten Naik 50 Persen

    Sekolah Gratis Bukan Sekadar Janji, Peminat Sekolah Swasta di Banten Naik 50 Persen

    Muhamad Rizki20 Agustus 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaluddin
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTEN — Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi Banten mulai menunjukkan dampak terhadap meningkatnya minat masyarakat memilih sekolah swasta. Salah satu buktinya terlihat dari kenaikan jumlah siswa baru di SMA PGRI 56 Ciputat, dari sebelumnya 60 siswa menjadi 90 siswa setelah program tersebut diterapkan.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaluddin mengatakan, peningkatan jumlah siswa tersebut menunjukkan bahwa Program Sekolah Gratis mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Program Sekolah Gratis bukan sekadar janji. Program ini hadir untuk memastikan anak-anak Banten tetap memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan, termasuk ketika tidak tertampung di sekolah negeri,” kata Jamaluddin.

    Menurut Jamaluddin, keterlibatan sekolah swasta menjadi bagian penting dari strategi Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses pendidikan. Sekolah swasta tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga mitra pemerintah dalam memastikan daya tampung pendidikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Ia menjelaskan, peningkatan jumlah peserta didik di SMA PGRI 56 Ciputat menjadi salah satu indikator positif dari pelaksanaan program. Sebelum mendapatkan dukungan melalui Program Sekolah Gratis, sekolah tersebut menerima sekitar 60 siswa baru. Jumlah itu kemudian meningkat menjadi 90 siswa.

    “Artinya ada kenaikan sekitar 50 persen. Ini menunjukkan respons masyarakat cukup baik dan sekaligus membuktikan bahwa ketika biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban utama, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan semakin besar,” ujarnya.

    Jamaluddin menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni terus berupaya memperluas akses pendidikan hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya dilakukan dengan menggandeng sekolah-sekolah swasta dalam pelaksanaan Program Sekolah Gratis.

    Kebijakan tersebut juga menjadi solusi terhadap persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Setiap lulusan SMP yang belum memperoleh kesempatan masuk sekolah negeri tetap memiliki pilihan untuk melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta yang masuk dalam program.

    “Jangan sampai anak tidak sekolah hanya karena tidak diterima di sekolah negeri. Pemerintah harus hadir memberikan solusi, dan salah satunya melalui sekolah swasta yang menjadi bagian dari Program Sekolah Gratis,” kata Jamaluddin.

    Ia menambahkan, pemerataan pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan dan penambahan kapasitas sekolah negeri. Kolaborasi dengan sekolah swasta diperlukan agar semakin banyak anak Banten memperoleh akses pendidikan menengah.

    Program Sekolah Gratis sekaligus memberikan peluang bagi sekolah swasta untuk meningkatkan jumlah peserta didik. Dengan dukungan pemerintah, sekolah swasta diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan pendidikan di Banten.

    Jamaluddin mengatakan, pemerintah juga akan terus memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Hal itu penting agar bantuan pendidikan benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banten.

    “Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap anak Banten memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” tuturnya.

    Kenaikan jumlah siswa baru di SMA PGRI 56 Ciputat dari 60 menjadi 90 siswa menjadi salah satu gambaran awal dampak Program Sekolah Gratis. Pertumbuhan sekitar 50 persen tersebut menunjukkan semakin terbukanya akses masyarakat terhadap pendidikan melalui sekolah swasta.

    Bagi Pemerintah Provinsi Banten, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah sekolah dan siswa yang terlibat, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu mengurangi hambatan masyarakat dalam mengakses pendidikan.

    Dengan terus memperluas cakupan Program Sekolah Gratis dan memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta, Pemprov Banten berharap tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan. Program tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda Banten yang lebih berkualitas. (Adv)

    Dindikbud Provinsi Banten Sekolah Gratis
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    NEWS 4 Oktober 2026

    Sejarah Perang Banten VS Batavia, Kisah Pemberontakan Sultang Ageng Terhadap VOC

    Berbagi Hidup dan Sehat Bersama, Kejati Banten Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di HUT Kejaksaan

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    Konfercab XV PCNU Kabupaten Serang Segera Digelar, Gus Robi Bicara Estafet Kepemimpinan

    Recent Post

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    4 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    4 Oktober 2026

    Konfercab XV PCNU Kabupaten Serang Segera Digelar, Gus Robi Bicara Estafet Kepemimpinan

    3 Oktober 2026

    DPRD Banten Gelar Istighasah, Doakan Banten Sejahtera dan Jurnalis Hilang Segera Ditemukan

    1 Oktober 2026

    Jejak Hukum Hilang 16 Tahun, HGU PT Letawa 267,8 Hektar Dilaporkan Dugaan Korupsi ke Kejati Sulbar

    1 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.