BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 55 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncurkan website Membangun Ekonomi Desa Melalui Inovasi Pertanian (BUMDES MELON) Untuk Bumdes UMKM Desa Margasana pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Program kerja yang berada di bawah naungan Bidang 5 (Tata Kelola Pemerintahan Desa/Kelurahan, Pelayanan Publik dan Inovasi Teknologi) ini bertujuan supaya bumdes terlihat profesional dan dipercaya jadi mendunia.
Peluncuran website ini didasari oleh kebutuhan BUMDES supaya mudah diakses oleh masyarakat luas. Melalui platform digital ini, konsumen kini dapat mengakses atau membeli melonnya tanpa harus datang ke tempatnya.
Website profil desa ini mencakup berbagai fitur di antaranya:
1. Halaman Beranda / Home
– Banner foto kebun melon + slogan BUMDes
– Info singkat: “BUMDes Melon Desa Modern”
– Tombol cepat: Lihat Produk | Pesan Sekarang
2. Profil BUMDes / Tentang Kami
– Sejarah berdirinya BUMDes
– Visi Misi
– Struktur pengurus BUMDes
– Foto kegiatan & kebun
3. Katalog Produk
– Foto + nama + harga melon, bibit, pupuk
– Deskripsi: berat, manis, cara tanam
– Tombol “Pesan via WA” langsung ke admin
– Bisa filter: Buah, Bibit, Pupuk, Paket
4. Galeri Kegiatan
– Foto panen, pelatihan, penyaluran ke warga
– Bukti jika BUMDes aktif & transparan
5. Cara Pemesanan & Pembayaran
– Step 1: Pilih produk → Step 2: WA Admin → Step 3: Transfer/Bayar di tempat
– Info ongkir & area pengiriman
6. Kontak & Lokasi
– Nomor WA Admin BUMDes
– Alamat kebun BUMDes + Google Maps
– Jam operasional
7. Berita / Blog Desa
– Info: “Panen Raya Melon Bulan Ini”
– Tips menanam melon
– Untuk web ini hidup dan naik ke dalam Google
8. Testimoni Pelanggan
– Komentar pembeli: “Melonnya manis banget!”
– Biar orang baru lebih percaya
Penanggung Jawab Bidang 5 KKM Kelompok 55 Margasana mengungkapkan bahwa proses pembuatan website ini melibatkan diskusi intensif dengan Bumdes. Hal ini dilakukan agar data yang disajikan akurat dan sesuai kebutuhan.
Bumdes juga menyambut baik dan mengapresiasi inovasi digital ini. Pihak Bumdes menilai kehadiran website resmi sangat membantu memangkas birokrasi informasi dan penjualan. Platform ini juga diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal melalui visualisasi produk profesional.
Tidak hanya menyerahkan sistem yang sudah jadi, KKM Kelompok 55 Margasana juga menjelaskan khusus kepada Bumdes, Ini difokuskan pada tata cara pengelolaan web, pembaruan konten berita, serta pengelolaan penjualan. Langkah ini diambil guna memastikan keberlanjutan operasional website secara jangka panjang setelah masa KKM berakhir. **







