BANTENCORNER.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 25 Singamerta menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan judi online kepada para siswa MTs. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai berbagai ancaman negatif yang dapat merusak masa depan.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti dengan antusias oleh para siswa. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 25 Singamerta berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak judi online, serta pentingnya keberanian untuk menolak ajakan yang dapat menjerumuskan generasi muda.

Materi edukasi narkoba mengangkat pesan utama agar siswa berani mengatakan “Tidak!” pada narkoba, memahami risiko penyalahgunaan, serta saling menjaga satu sama lain. Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkoba dapat berdampak terhadap kesehatan, kondisi psikologis, pendidikan, keluarga, hingga masa depan.

Selain narkoba, sosialisasi juga membahas bahaya judi online yang saat ini semakin mudah diakses melalui perangkat digital. Materi yang disampaikan menekankan bahwa judi online bukanlah jalan untuk mendapatkan keuntungan secara mudah, melainkan aktivitas yang dapat menimbulkan kerugian finansial, mengganggu konsentrasi belajar, memicu kebiasaan sulit berhenti, serta menimbulkan masalah dalam keluarga.

Pemateri juga mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati terhadap ajakan teman maupun tautan mencurigakan yang mengarah pada aktivitas perjudian. Siswa diberikan langkah sederhana untuk menghindari judi online, seperti menutup situs atau iklan mencurigakan, memblokir akun yang mengajak, tidak sembarangan mengklik tautan, serta menceritakan kepada orang tua, guru, atau pihak yang dipercaya apabila menghadapi masalah.

Sementara dalam upaya pencegahan narkoba, siswa diberikan pemahaman untuk berani menolak, tidak menerima atau menyimpan barang yang tidak diketahui, menjauh dari situasi berisiko, serta meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya.

Melalui kegiatan ini, KKM 25 Singamerta berharap para siswa tidak hanya memahami bahaya narkoba dan judi online, tetapi juga mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar maupun dunia digital.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKM 25 Singamerta, pihak kepolisian, dan para siswa sebagai bentuk kebersamaan serta komitmen bersama dalam menjaga generasi muda agar terhindar dari narkoba dan judi online.

“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Karena itu, penting bagi kita semua untuk bersama-sama memberikan pemahaman dan pendampingan agar mereka berani menolak narkoba, menjauhi judi online, serta memilih kegiatan-kegiatan yang positif demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya. ***

Leave A Reply

Exit mobile version