BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa atau KKM Kelompok 12 Universitas Bina Bangsa menggelar edukasi pemilahan sampah dan pemanfaatan limbah rumah tangga bagi warga Link Kaningan, Cipiit RT 13 RW 01, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Curug, Serang, Banten pada Senin, 03 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Peduli, Bersama Beraksi” dan diikuti puluhan ibu rumah tangga setempat. Edukasi ini merupakan bagian dari program kerja SIGAP SAMPAH yang digagas Mahasiswa KKM Kelompok 12 Uniba selama masa pengabdian di wilayah tersebut.
Koordinator Bidang 5 KKM Kelompok 12 Uniba Muhammad Rizky Heryansyah mengatakan, pemilahan sampah sejak dari rumah tangga menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan pengelolaan sampah di tingkat lingkungan yang lebih luas.
“Pemilahan sampah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kebiasaan yang harus dibangun secara konsisten dari lingkup rumah tangga. Jika warga sudah terbiasa memisahkan sampah organik, anorganik, dan B3 sejak awal, maka beban pengelolaan sampah di tingkat lingkungan akan jauh lebih ringan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Anggota Bidang 5 KKM Kelompok 12 Uniba Sri Suhesti menuturkan, pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sengaja dipilih agar warga tidak hanya paham soal pemilahan sampah, tetapi juga mendapat gambaran nyata bagaimana limbah rumah tangga bisa diubah menjadi barang bernilai ekonomi. “Kami ingin warga melihat langsung bahwa minyak jelantah yang biasanya dibuang begitu saja ternyata bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat, bahkan berpotensi menjadi peluang usaha rumahan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan materi mengenai klasifikasi jenis sampah dan prinsip 3R atau Reduce, Reuse, Recycle, mengajak warga mempraktikkan langsung pengolahan limbah minyak jelantah dapur menjadi lilin aromaterapi, serta menyediakan tempat sampah dari ember plastik bekas cat yang telah dimodifikasi sesuai kategori jenis sampah sebagai penunjang pemilahan di lingkungan. Rangkaian kegiatan yang dikemas secara aplikatif ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, yang berharap keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan sekaligus menekan jumlah limbah rumah tangga di lingkungan tersebut.

Kehadiran Mahasiswa KKM Kelompok 12 Universitas Bina Bangsa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program SIGAP SAMPAH ini, mahasiswa berharap kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga dapat terus tumbuh, sehingga lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud secara berkelanjutan. **