BANTENCORNER.COM — Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Hal tersebut diwujudkan oleh mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melalui program Eco Bin Galon, yakni pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah yang dapat digunakan di lingkungan sekolah. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih sekaligus memanfaatkan barang bekas agar memiliki fungsi baru.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menghadirkan fasilitas tempat sampah yang mudah dibuat dan dapat dimanfaatkan sehari-hari. Galon bekas dipilih karena mudah ditemukan dan masih layak digunakan kembali. Melalui kreativitas mahasiswa, galon yang sebelumnya tidak terpakai diolah menjadi tempat sampah yang menarik dan fungsional.
Proses pembuatan dilakukan secara sederhana — mulai dari membersihkan galon, menyiapkan bagian yang diperlukan, hingga menghias dan memberikan identitas pada tempat sampah. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan fungsi dan kerapian agar dapat digunakan dengan baik. Barang bekas yang sebelumnya tidak bernilai kini berubah menjadi fasilitas sederhana yang bermanfaat.
Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 menyampaikan bahwa program ini lahir dari keinginan untuk memberikan solusi sederhana namun bermanfaat bagi sekolah.
“Kami ingin membuat sesuatu yang sederhana tapi bisa memberikan manfaat nyata untuk sekolah. Galon bekas yang sudah tidak digunakan ternyata masih bisa dimanfaatkan menjadi tempat sampah yang berguna bagi seluruh warga sekolah,” ujar perwakilan KKM 63 Pulo Panjang 2 pada 08 Agustus 2026.
Selain menghasilkan tempat sampah, program ini juga menjadi sarana memberikan contoh bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui kreativitas dan pemanfaatan ulang barang.
Keberadaan Eco Bin Galon diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dijaga oleh warga sekolah. Lebih dari sekadar hasil karya mahasiswa, tempat sampah tersebut menjadi fasilitas yang mendukung kebersihan lingkungan sekolah. KKM 63 Pulo Panjang 2 juga berharap program sederhana ini dapat menginspirasi siswa dan masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang-barang yang masih memiliki nilai guna.
Melalui Eco Bin Galon, KKM 63 Pulo Panjang 2 menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. Pemanfaatan galon bekas bukan hanya menghasilkan sebuah produk, tetapi juga meninggalkan karya yang dapat digunakan setelah kegiatan KKM berakhir. Dari satu galon bekas, lahir sebuah langkah kecil untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, nyaman, dan bermanfaat. ***





