Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»‎Program CKG Belum Merata, Disdukcapil Kota Serang Ungkap Banyak Data Tidak Sinkron ‎

    ‎Program CKG Belum Merata, Disdukcapil Kota Serang Ungkap Banyak Data Tidak Sinkron ‎

    Roy Goozly3 November 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Karsono mengungkap banyak data warga yang gagal terunggah ke sistem Dinkes Kota Serang karena adanya nomor induk kependudukan (NIK) ganda maupun ketidaksesuaian data Kartu Keluarga (KK).

    ‎Imbasnya, data penerima program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Serang tidak terlayani secara merata dan dapat merugikan pemerintah pusat sebagai pemilik program tersebut.

    ‎“Ada beberapa kendala seperti NIK double (ganda). Kasus NIK ganda biasanya terjadi karena warga pernah melakukan perekaman di daerah lain, lalu pindah dan melakukan perekaman ulang di Serang,” ungkap Karsono usai rapat dengan Dinkes terkait sinkronisasi data kesehatan masyarakat dengan NIK, di Pemkot Serang, Senin, 3 November 2025.

    ‎”Dulu perekaman belum menggunakan biometrik, sehingga muncul dua NIK berbeda untuk satu orang,” imbuhnya.

    ‎Ia menjelaskan, persoalan data kependudukan tersebut membuat petugas Puskesmas kesulitan memverifikasi identitas warga yang ingin mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG). Pasalnya, Dinkes belum memiliki akses langsung ke data kependudukan.

    ‎“NIK itu data yang dilindungi. Jadi tidak semua bisa memadankan sendiri tanpa kerja sama resmi dengan Dukcapil,” ungkapnya.

    ‎Untuk mengatasi hal ini, Disdukcapil mengusulkan agar setiap pos kesehatan memiliki petugas penghubung atau person in charge (PIC) yang dapat berkoordinasi langsung dengan Disdukcapil.

    ‎Langkah ini diakui Karsono, mampu menjadi solusi jangka pendek agar proses pemadanan data bisa lebih cepat dan akurat.

    ‎“Ke depan, Dinkes perlu menjalin kerja sama resmi seperti yang sudah dilakukan beberapa dinas lain. Misalnya Dinas Sosial yang kini bisa mengakses langsung data kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil,” ucapnya.

    ‎Karsono menegaskan, ketidaksinkronan data NIK berpotensi menghambat masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis yang menjadi program pemerintah pusat.

    ‎“Kalau data tidak sinkron, warga bisa kehilangan hak layanan itu. Artinya, program pusat juga tidak bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

    ‎Ia menambahkan, kerja sama antara Dinkes dan Disdukcapil sejatinya sudah pernah dijajaki, namun belum mencakup pemadanan data NIK.

    ‎“Sudah pernah kerja sama, tapi hanya untuk layanan lain. Sekarang baru terasa pentingnya integrasi data setelah ada target percepatan dari pusat,” kata Karsono.

    ‎Jumlah data kependudukan yang belum sinkron masih cukup besar. Karsono memperkirakan angkanya bisa mencapai ratusan ribu data warga.

    ‎“Jumlah pastinya ada di Dinkes, tapi jumlahnya memang banyak,” tandasnya.

    ‎Menanggapi persoalan data penerima CKG yang tidak sinkron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) maupun jaringan internet yang lambat.

    ‎Ia juga membantah, jika temuan data penerima program CKG di Kota Serang yang tidak sinkron jumlahnya mencapai ratusan ribu.

    ‎”Gak sampai berapa ribu berapa ribu, cuma ada hal-hal yang seperti itu aja. Itu intinya karena di setiap puskesmas kan punya permasalahan yang berbeda-beda,” ujar Hasanuddin.

    CKG Data Dinkes Disdukcapil Kota Serang KTP NIK Pelayanan Publik Pemkot Serang Program Cek Kesehatan Gratis
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    NEWS 14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    Eco Bin Galon: Langkah Kecil KKM 63 Pulo Panjang 2 untuk Lingkungan Sekolah

    Semarak Kemerdekaan: KKM Uniba Jalan Santai Bersama Warga Desa Pulo Panjang

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    Recent Post

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026

    Tak Kunjung Ketemu, Andra Soni Minta Operasi SAR Diperpanjang

    14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    13 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.