Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Jalin Silaturahmi dan Kuatkan Kebersamaan, KKM UNIBA Kelompok 78 Sapa Warga Desa Sumurbandung

    4 Agustus 2026

    Kunjungan Perdana, Kapolres Lebak Arninsi Diterima Kajari Adi Rifani

    4 Agustus 2026

    Usut Dugaan Pungli di Rutan Kelas IIB Serang, Mahasiswa Gelar Aksi Desak Reformasi Lembaga Pemasyarakatan

    3 Agustus 2026

    KKM 45 Uniba Dorong Daya Saing UMKM Keripik Pisang melalui Pembaruan Kemasan, Penambahan Varian Rasa, dan Pemasangan Banner

    3 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»‎Program CKG Belum Merata, Disdukcapil Kota Serang Ungkap Banyak Data Tidak Sinkron ‎

    ‎Program CKG Belum Merata, Disdukcapil Kota Serang Ungkap Banyak Data Tidak Sinkron ‎

    Roy Goozly3 November 20253 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Karsono mengungkap banyak data warga yang gagal terunggah ke sistem Dinkes Kota Serang karena adanya nomor induk kependudukan (NIK) ganda maupun ketidaksesuaian data Kartu Keluarga (KK).

    ‎Imbasnya, data penerima program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Serang tidak terlayani secara merata dan dapat merugikan pemerintah pusat sebagai pemilik program tersebut.

    ‎“Ada beberapa kendala seperti NIK double (ganda). Kasus NIK ganda biasanya terjadi karena warga pernah melakukan perekaman di daerah lain, lalu pindah dan melakukan perekaman ulang di Serang,” ungkap Karsono usai rapat dengan Dinkes terkait sinkronisasi data kesehatan masyarakat dengan NIK, di Pemkot Serang, Senin, 3 November 2025.

    ‎”Dulu perekaman belum menggunakan biometrik, sehingga muncul dua NIK berbeda untuk satu orang,” imbuhnya.

    ‎Ia menjelaskan, persoalan data kependudukan tersebut membuat petugas Puskesmas kesulitan memverifikasi identitas warga yang ingin mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG). Pasalnya, Dinkes belum memiliki akses langsung ke data kependudukan.

    ‎“NIK itu data yang dilindungi. Jadi tidak semua bisa memadankan sendiri tanpa kerja sama resmi dengan Dukcapil,” ungkapnya.

    ‎Untuk mengatasi hal ini, Disdukcapil mengusulkan agar setiap pos kesehatan memiliki petugas penghubung atau person in charge (PIC) yang dapat berkoordinasi langsung dengan Disdukcapil.

    ‎Langkah ini diakui Karsono, mampu menjadi solusi jangka pendek agar proses pemadanan data bisa lebih cepat dan akurat.

    ‎“Ke depan, Dinkes perlu menjalin kerja sama resmi seperti yang sudah dilakukan beberapa dinas lain. Misalnya Dinas Sosial yang kini bisa mengakses langsung data kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil,” ucapnya.

    ‎Karsono menegaskan, ketidaksinkronan data NIK berpotensi menghambat masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis yang menjadi program pemerintah pusat.

    ‎“Kalau data tidak sinkron, warga bisa kehilangan hak layanan itu. Artinya, program pusat juga tidak bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

    ‎Ia menambahkan, kerja sama antara Dinkes dan Disdukcapil sejatinya sudah pernah dijajaki, namun belum mencakup pemadanan data NIK.

    ‎“Sudah pernah kerja sama, tapi hanya untuk layanan lain. Sekarang baru terasa pentingnya integrasi data setelah ada target percepatan dari pusat,” kata Karsono.

    ‎Jumlah data kependudukan yang belum sinkron masih cukup besar. Karsono memperkirakan angkanya bisa mencapai ratusan ribu data warga.

    ‎“Jumlah pastinya ada di Dinkes, tapi jumlahnya memang banyak,” tandasnya.

    ‎Menanggapi persoalan data penerima CKG yang tidak sinkron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) maupun jaringan internet yang lambat.

    ‎Ia juga membantah, jika temuan data penerima program CKG di Kota Serang yang tidak sinkron jumlahnya mencapai ratusan ribu.

    ‎”Gak sampai berapa ribu berapa ribu, cuma ada hal-hal yang seperti itu aja. Itu intinya karena di setiap puskesmas kan punya permasalahan yang berbeda-beda,” ujar Hasanuddin.

    CKG Data Dinkes Disdukcapil Kota Serang KTP NIK Pelayanan Publik Pemkot Serang Program Cek Kesehatan Gratis
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM 45 Uniba Dukung Transformasi Digital melalui Optimalisasi Administrasi, Pembuatan Format Surat dan Pembaruan Website

    KAMPUS 2 Agustus 2026

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Usut Dugaan Pungli di Rutan Kelas IIB Serang, Mahasiswa Gelar Aksi Desak Reformasi Lembaga Pemasyarakatan

    DPRD Kota Serang Desak Pemeriksaan Legalitas Pabrik AMDK Tirta Al Bantani di Curug

    Mahasiswa Soroti Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Rp55,47 Miliar, Erick Ferdyan: Jangan Sampai APBD Menjadi Bancakan Segelintir Orang

    Recent Post

    Belajar Disiplin dengan Semangat: KKM 45 Uniba Selenggarakan Pelatihan PBB di SD Sukaratu

    3 Agustus 2026

    Kasus Gas Portable: Hakim Reduksi Pelanggaran Jadi Kesalahan Biasa ​

    3 Agustus 2026

    Khofifah dan Kapolda Jatim Tekankan: Perbedaan Bukan Alasan Berpecah

    3 Agustus 2026

    KKM 30 Universitas Bina Bangsa Edukasi Siswa SDN Domas 2 tentang Pentingnya Taat Rambu Lalu Lintas

    3 Agustus 2026

    Tingkatkan Kesadaran Pangan Aman, KKM 19 Uniba Gelar Edukasi BPOM dan Ketahanan Pangan di Desa Beberan

    3 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.