BANTENCORNER.COM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karang Tengah menyelenggarakan Rapat Pembubaran Kepanitiaan Pelantikan sebagai bagian dari langkah penguatan organisasi. Bertempat di kediaman Sahabat Saipul Otif, Karang Tengah, pada Sabtu, 6 Desember 2025 pukul 20.00–00.00 WIB.
Rapat dimulai dengan pembacaan Rotib Syaikhona Kholil yang dipimpin oleh Ustadz Saiful Wahid, Ketua MDS Rijalul Ansor Karang Tengah. Suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan menandai awal dari rangkaian agenda malam itu.
Setelah pembacaan rotib, kegiatan dilanjutkan dengan ngaji kitab Bidayatul Hidayah, khususnya pembahasan bab puasa. Kajian tersebut menjadi penguatan spiritual bagi seluruh pengurus sebelum memasuki agenda rapat.
Acara kemudian dipandu oleh Afifuddin Achmad, S.Pd., selaku Sekretaris Jenderal PAC GP Ansor Karang Tengah yang bertugas sebagai moderator. Forum berjalan tertib dan sistematis sesuai agenda yang telah disusun.
Agenda pertama rapat berfokus pada penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan. Laporan disampaikan oleh M. Ghoist Musthofa, S.Pd., Sekretaris Kepanitiaan, didampingi Sahabat Anwar Musadad selaku Bendahara Kepanitiaan.
Seluruh laporan diterima dengan baik oleh peserta rapat dan menjadi bahan evaluasi untuk penguatan tata kelola kegiatan organisasi di masa mendatang.
Setelah sesi laporan, forum membahas pesan, kesan, kritik, serta saran konstruktif dari seluruh pengurus terkait pelaksanaan pelantikan. Evaluasi dilakukan secara terbuka dan objektif demi peningkatan kualitas gerakan Ansor.
Dalam sesi evaluasi tersebut, para pengurus menekankan komitmen untuk memperbaiki berbagai aspek teknis dan konseptual kegiatan organisasi, terutama setelah diterbitkannya SK kepengurusan yang baru.
Forum kemudian menyepakati sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Di antaranya, penguatan kaderisasi, penyelenggaraan Diklatsar Banser, pengembangan kemandirian ekonomi, gerakan peduli lingkungan, revitalisasi Hadroh MDS Rijalul Ansor, serta kajian Peraturan Organisasi (PO).
Berbagai program tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi PAC GP Ansor Karang Tengah dalam membangun gerakan yang lebih terarah, produktif, dan berdampak bagi masyarakat.
Rapat turut dihadiri oleh Kiai Emil, perwakilan MWCNU Kecamatan Karang Tengah. Dalam sambutannya, beliau mengajak Ansor untuk terus bersinergi dengan MWC dan memastikan bahwa setiap program harus berorientasi pada kemaslahatan umat.
Sebagai peneguhan nilai, forum juga menyertakan pengingat tentang makna ulama sebagaimana diajarkan dalam tradisi Nahdlatul Ulama: “Man nazara ummata bi ‘aini ar-rahmah” orang yang melihat umat dengan pandangan kasih sayang.
Penjelasan tersebut menjadi pondasi moral bagi seluruh pengurus agar setiap langkah gerakan Ansor selalu berdiri di atas akhlak, kasih sayang, dan semangat pelayanan kepada umat.
Dengan berakhirnya rapat pembubaran kepanitiaan ini, seluruh pengurus PAC GP Ansor Karang Tengah meneguhkan komitmen untuk terus berkhidmat, menjaga marwah organisasi, serta melanjutkan perjuangan para muassis NU. Fastabiqul khairat, teguh dalam tradisi, kuat dalam perjuangan, dan istiqamah dalam khidmat. Syubbanul yaum, rijalul ghod pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.







