Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Mahasiswa KKM 78 Ikut Bergerak dalam GEMAS, Dukung Ketahanan Pangan melalui Penggemukan Sapi BUMDes

    25 Agustus 2026

    Beri Semangat Nakes RSUD Banten, Sekda Deden: Semua Harus Dilayani dengan Maksimal

    25 Agustus 2026

    Minim Penerangan, KKM Kelompok 79 UNIBA Pasang 12 Lampu di 11 Titik di Desa Sukadaya

    24 Agustus 2026

    KKM 78 Sumurbandung Turun Langsung Dampingi Budidaya Lele Lewat Program GEMELE

    24 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Potensi 42.000 Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional, Gerakan Santripreneur Banten Masuk Agenda Nasional

    Potensi 42.000 Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional, Gerakan Santripreneur Banten Masuk Agenda Nasional

    Rizki Mubarok14 Februari 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Gerakan kewirausahaan pesantren dari Banten resmi didorong masuk agenda nasional. Dalam forum Indonesia Santripreneur Care: Dari Banten untuk Indonesia, Ikatan Alumni UIN Jakarta Wilayah Banten bersama unsur daerah lainnya secara resmi memandatkan Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren, Marsudi Syuhud, untuk menyerahkan dokumen asli dan poin-poin strategis program tersebut langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

    Mandat ini menjadi keputusan utama forum sebagai langkah strategis agar penguatan kewirausahaan santri berbasis pesantren memperoleh dukungan kebijakan di tingkat nasional.

    Ketua IKALUIN Jakarta Wilayah Banten, Dr. Agus Syabarrudin, M.Si., menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi besar sebagai basis pertumbuhan ekonomi rakyat.

    “Santripreneur Care bukan sekadar pelatihan, tetapi gerakan membangun mental leaderpreneur dan kemandirian finansial santri. Karena itu, dokumen strategis ini perlu sampai langsung kepada Presiden RI agar mendapat penguatan lintas kementerian,” ujarnya.

    Sebagai Ketua Umum Inkopontren, Marsudi Syuhud menyatakan kesiapan membawa mandat tersebut ke tingkat nasional. Ia menekankan bahwa kemajuan negara sangat ditentukan oleh jumlah entrepreneurnya.

    “Negara maju adalah negara yang entrepreneurnya besar. Indonesia masih tertinggal dalam rasio entrepreneur. Santri harus berani memulai, dari tiada menjadi ada,” tegasnya.

    Menurutnya, Indonesia memiliki sekitar 42.000 pesantren sejak 1998 dan hampir seluruhnya memiliki koperasi. Potensi ini, jika diintegrasikan melalui struktur koperasi wilayah hingga nasional, dapat menjadi kekuatan ekonomi besar. Inkopontren sendiri menargetkan pelatihan kewirausahaan bagi 1.000 pesantren dengan 20.000 santri pada tahap awal, yang kemudian dilanjutkan dengan program inkubasi dan pembangunan infrastruktur ekonomi pesantren.

    Dalam jangka panjang, ekosistem koperasi pesantren diarahkan membangun struktur ekonomi terintegrasi dengan visi kemandirian lembaga keuangan berbasis pesantren.

    Program ini juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten yang mendorong penguatan sumber daya manusia santri melalui beasiswa dan program pengembangan kewirausahaan.

    Dengan mandat resmi tersebut, Banten menegaskan perannya sebagai inisiator gerakan santripreneur yang diarahkan menjadi bagian dari arsitektur pembangunan ekonomi nasional berbasis pesantren.***

    AgendaNasionalEkonomi KewirausahaanPesantren SantripreneurCare
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Bikin Produk Makin Menarik, KKM 78 Sumurbandung Dampingi Packaging Dapros dan Renggining

    KAMPUS 22 Agustus 2026

    Minim Penerangan, KKM Kelompok 79 UNIBA Pasang 12 Lampu di 11 Titik di Desa Sukadaya

    Semangat Literasi Digaungkan di Serang: TBM Titik Literasi Kukuhkan Ruang Baca Sebagai Jalan Masa Depan

    Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Kisah Pilu Seorang Trader: Pengkhianatan Exness yang Menghancurkan Harapan

    Recent Post

    42 Hektare Afdeling Mike dan Kebun Di Luar Batas Izin, HASRI JACK dan PARTNERS Laporkan PT Letawa

    24 Agustus 2026

    Gelar Mubes ke-VIII, Yamin Sabikin Terpilih sebagai Ketua Umum IKAMABA Periode 2026–2027

    24 Agustus 2026

    Semangat Literasi Digaungkan di Serang: TBM Titik Literasi Kukuhkan Ruang Baca Sebagai Jalan Masa Depan

    23 Agustus 2026

    GP Ansor Banten Apresiasi Program dan Kebijakan Pemerintahan Prabowo

    23 Agustus 2026

    Tanah Bertuan! Pemilik Hak Ulayat Nifasi Tegaskan: Tanah Adat Bukan Milik Negara

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.