Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Komitmen Kuat Majukan Pendidikan, Bonnie Triyana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    30 April, 2026

    Adde Rosi: Pengurus Kecamatan Adalah Ujung Tombak

    30 April, 2026

    Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

    29 April, 2026

    Sejalan Desakan Arif Rahman, Tambang Ilegal Pandeglang Dihentikan Sementara

    29 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»KOMNAS Perempuan Siap Bersinergi dengan LMND untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

    KOMNAS Perempuan Siap Bersinergi dengan LMND untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

    Mufakhir11 Maret, 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com– Dalam momentum peringatan Hari Perempuan Internasional, Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi melakukan audiensi dengan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan di Komnas Perempuan, pada Rabu, 11/03/2026.

    Pertemuan ini membahas situasi perempuan Indonesia yang masih dibayangi oleh berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus.

    Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Keperempuanan EN LMND, Feby Rahmayana, memaparkan temuan dari Posko Pengaduan LMND yang tersebar di sejumlah kampus. Posko tersebut menerima berbagai laporan pelecehan dan kekerasan seksual yang dialami mahasiswa perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa kampus yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pencarian ilmu justru masih menyimpan praktik relasi kuasa yang membuka ruang terjadinya kekerasan.

    Feby menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan tidak dapat dilepaskan dari struktur sosial dan ekonomi yang timpang. Menurutnya, sistem serakahnomics yang menempatkan akumulasi keuntungan, kekuasaan, dan dominasi sebagai orientasi utama pembangunan telah melanggengkan ketidakadilan dan penindasan terhadap perempuan.

    “Penindasan terhadap perempuan tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari sistem yang membiarkan keserakahan ekonomi dan relasi kuasa tumbuh tanpa kontrol, sehingga tubuh dan ruang hidup perempuan sering kali menjadi korban,” ujar Feby dalam audiensi tersebut.

    Menanggapi pemaparan tersebut, Devi Rahayu Selaku Komisioner Komnas Perempuan Bidang Pendidikan menyambut baik inisiatif yang telah dilakukan LMND dalam membuka posko pengaduan serta melakukan advokasi terhadap korban kekerasan seksual di kampus.

    Ia menilai peran gerakan mahasiswa sangat penting dalam membangun kesadaran publik sekaligus mendorong perubahan kebijakan yang berpihak pada korban.

    Sebagai hasil dari audiensi tersebut, Komnas Perempuan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan LMND dalam berbagai kegiatan penguatan kapasitas perempuan. Komnas Perempuan siap berpartisipasi sebagai narasumber dalam kelas perempuan yang akan digagas LMND serta terlibat dalam kegiatan workshop maupun seminar terkait pencegahan kekerasan seksual.

    Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara gerakan mahasiswa dan lembaga negara dalam membangun ruang aman bagi perempuan, sekaligus mendorong kesadaran publik bahwa perjuangan melawan kekerasan seksual merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk membongkar struktur ketidakadilan.

    EN LMND Hari Perempuan Internasional Situasi Perempuan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Legenda Rakyat Kisah Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari

    NEWS 24 April, 2025

    Peran Kesultanan Banten dalam Sejarah Perdagangan di Asia Tenggara

    LBH Ansor Bantu Istri Korban Brutalnya Pengawal Habib Bahar

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Recent Post

    Hadir di SMAN 1 Warunggunung, Adde Rosi: Pendidikan Kunci Perubahan

    28 April, 2026

    Legislator Banten, Encop Sopia Sukses Raih Gelar Doktor dengan Yudisium Sangat Memuaskan

    28 April, 2026

    Kepala Biro Ekbang Banten Bicara Arah Penataan BUMD Lebih Produktif dan Menguntungkan Tingkatkan PAD

    28 April, 2026

    PDBI Perkuat Organisasi dan Kondusifitas Kamtibmas di Tengah Tantangan Global

    27 April, 2026

    Jangan Hanya Jadi Simbol, Adde Rosi Minta Makna Luhur Seba Baduy Tetap Hidup di Tengah Zaman

    27 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.