Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Maslam Danur15 Mei 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Demo di Kemenag terkait proyek
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Jakarta – Gelombang protes terkait transparansi pengelolaan anggaran di kementerian kembali mencuat. Konsorsium Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAK) berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 18 Mei 2026, guna menyoroti dugaan praktik lancung dalam proses tender di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

    Berdasarkan surat pemberitahuan aksi bernomor 001/AUR/05/11/2026, kelompok mahasiswa ini membidik proyek konstruksi tahun anggaran 2026 yang dimenangkan oleh PT Mega Bintang Abadi. Nilai proyek tersebut tergolong fantastis, yakni mencapai hampir Rp121 miliar.

    Aroma Nepotisme dalam Tender Ratusan Miliar
    Perwakilan Konsorsium Mahasiswa Anti Korupsi menyatakan bahwa aksi ini dipicu oleh adanya indikasi kuat terjadinya “kongkalikong” serta penyimpangan prosedur dalam penentuan pemenang tender.

    “Kami mencium adanya dugaan praktik korupsi, nepotisme, dan kolusi yang sistematis. Proyek senilai Rp121 miliar ini harus diaudit secara transparan karena ada kecenderungan mengabaikan prinsip persaingan usaha yang sehat,” tulis pernyataan dalam dokumen tersebut.

    Ketajaman sorotan mahasiswa kali ini tertuju langsung kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai pemegang otoritas tertinggi di kementerian tersebut. Mahasiswa menuntut penjelasan terbuka mengenai rekam jejak perusahaan pemenang dan bagaimana proses seleksi dilakukan di tengah pengawasan publik yang kian ketat.

    Rute Aksi: Dari Lapangan Banteng hingga Kuningan
    Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menyasar satu titik. Massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang tersebut akan bergerak secara maraton ke tiga institusi kunci:

    Kantor Kementerian Agama RI (Jl. Lapangan Banteng): Menuntut klarifikasi langsung dari pihak kementerian.

    Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): Mendesak lembaga antirasuah untuk segera melakukan supervisi dan penyelidikan atas proses tender proyek tersebut.

    Gedung Kejaksaan Agung RI: Meminta Korps Adhyaksa memantau potensi kerugian negara sejak dini.

    Catatan Kritis: Ujian Integritas Kemenag
    Kasus ini menambah daftar panjang tantangan integritas dalam pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah. Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola keuangan negara di tahun 2026.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Agama maupun PT Mega Bintang Abadi belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi dan tudingan yang dialamatkan kepada mereka. Publik kini menanti, apakah teriakan mahasiswa di jalanan akan berujung pada investigasi mendalam, atau sekadar menjadi angin lalu di tengah hiruk-pikuk birokrasi.

    Kemenag PT Mega Bintang Abadi
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    NEWS 14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    Eco Bin Galon: Langkah Kecil KKM 63 Pulo Panjang 2 untuk Lingkungan Sekolah

    Semarak Kemerdekaan: KKM Uniba Jalan Santai Bersama Warga Desa Pulo Panjang

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    Recent Post

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026

    Tak Kunjung Ketemu, Andra Soni Minta Operasi SAR Diperpanjang

    14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    13 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.