Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    SPMB 2026, Dindikbud Kota Serang Libatkan 24 Sekolah Swasta, Jamin Keadilan dan Transparan

    9 Juni 2026

    Ditemukan Tewas di Kontrakan, Pembunuhnya Ternyata Rekan

    9 Juni 2026

    ‎Rumah Ludes Terbakar, Anggota Dewan Kota Serang Fraksi Golkar Kirim Bantuan untuk Korban

    9 Juni 2026

    Polemik THM di Kota Serang, Ketua DPRD Desak Satpol PP Berani Bertindak: Kita Ini Pemerintah, Jangan Kalah

    9 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Maslam Danur15 Mei 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Demo di Kemenag terkait proyek
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Jakarta – Gelombang protes terkait transparansi pengelolaan anggaran di kementerian kembali mencuat. Konsorsium Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAK) berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 18 Mei 2026, guna menyoroti dugaan praktik lancung dalam proses tender di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

    Berdasarkan surat pemberitahuan aksi bernomor 001/AUR/05/11/2026, kelompok mahasiswa ini membidik proyek konstruksi tahun anggaran 2026 yang dimenangkan oleh PT Mega Bintang Abadi. Nilai proyek tersebut tergolong fantastis, yakni mencapai hampir Rp121 miliar.

    Aroma Nepotisme dalam Tender Ratusan Miliar
    Perwakilan Konsorsium Mahasiswa Anti Korupsi menyatakan bahwa aksi ini dipicu oleh adanya indikasi kuat terjadinya “kongkalikong” serta penyimpangan prosedur dalam penentuan pemenang tender.

    “Kami mencium adanya dugaan praktik korupsi, nepotisme, dan kolusi yang sistematis. Proyek senilai Rp121 miliar ini harus diaudit secara transparan karena ada kecenderungan mengabaikan prinsip persaingan usaha yang sehat,” tulis pernyataan dalam dokumen tersebut.

    Ketajaman sorotan mahasiswa kali ini tertuju langsung kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai pemegang otoritas tertinggi di kementerian tersebut. Mahasiswa menuntut penjelasan terbuka mengenai rekam jejak perusahaan pemenang dan bagaimana proses seleksi dilakukan di tengah pengawasan publik yang kian ketat.

    Rute Aksi: Dari Lapangan Banteng hingga Kuningan
    Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menyasar satu titik. Massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang tersebut akan bergerak secara maraton ke tiga institusi kunci:

    Kantor Kementerian Agama RI (Jl. Lapangan Banteng): Menuntut klarifikasi langsung dari pihak kementerian.

    Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): Mendesak lembaga antirasuah untuk segera melakukan supervisi dan penyelidikan atas proses tender proyek tersebut.

    Gedung Kejaksaan Agung RI: Meminta Korps Adhyaksa memantau potensi kerugian negara sejak dini.

    Catatan Kritis: Ujian Integritas Kemenag
    Kasus ini menambah daftar panjang tantangan integritas dalam pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah. Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola keuangan negara di tahun 2026.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Agama maupun PT Mega Bintang Abadi belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi dan tudingan yang dialamatkan kepada mereka. Publik kini menanti, apakah teriakan mahasiswa di jalanan akan berujung pada investigasi mendalam, atau sekadar menjadi angin lalu di tengah hiruk-pikuk birokrasi.

    Kemenag PT Mega Bintang Abadi
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    NEWS 31 Mei 2026

    Serikat Petani Banten Dideklarasikan, Perjuangkan Reforma Agraria Sejati dan Kedaulatan Pangan

    Bulog Jaga Kestabilan Harga, Pasar Rangkasbitung Tetap Kondusif

    SPMB 2026, Dindikbud Kota Serang Libatkan 24 Sekolah Swasta, Jamin Keadilan dan Transparan

    ‎Rumah Ludes Terbakar, Anggota Dewan Kota Serang Fraksi Golkar Kirim Bantuan untuk Korban

    Recent Post

    Di Balik Tekanan Rupiah: Kedaulatan yang Harus Dibayar Mahal

    9 Juni 2026

    Serikat Petani Banten Dideklarasikan, Perjuangkan Reforma Agraria Sejati dan Kedaulatan Pangan

    8 Juni 2026

    IeSPA Banten Raih Penghargaan Provinsi Paling Kreatif

    7 Juni 2026

    Bulog Jaga Kestabilan Harga, Pasar Rangkasbitung Tetap Kondusif

    7 Juni 2026

    Sowan ke Wamendagri, BM PAN Siap Gelar Kongres VII di Banten

    6 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.