Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Karo Ekbang Puji PT ABM, Ismail: Kinerja Positif, Bisa Gandeng Perusahaan Besar PT. Daesang Food Indonesia

    4 November 2026

    Perketat Pengawasan dan Perbaikan Tata Kelola BUMD, Ismail: Kita Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    4 November 2026

    Andra Soni Dorong Lahirnya Inventor Baru di Forum Bisnis Paten Indonesia 2026

    4 November 2026

    Gub Andra Ingin Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

    4 November 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Maslam Danur15 Mei 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Demo di Kemenag terkait proyek
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Jakarta – Gelombang protes terkait transparansi pengelolaan anggaran di kementerian kembali mencuat. Konsorsium Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAK) berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 18 Mei 2026, guna menyoroti dugaan praktik lancung dalam proses tender di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

    Berdasarkan surat pemberitahuan aksi bernomor 001/AUR/05/11/2026, kelompok mahasiswa ini membidik proyek konstruksi tahun anggaran 2026 yang dimenangkan oleh PT Mega Bintang Abadi. Nilai proyek tersebut tergolong fantastis, yakni mencapai hampir Rp121 miliar.

    Aroma Nepotisme dalam Tender Ratusan Miliar
    Perwakilan Konsorsium Mahasiswa Anti Korupsi menyatakan bahwa aksi ini dipicu oleh adanya indikasi kuat terjadinya “kongkalikong” serta penyimpangan prosedur dalam penentuan pemenang tender.

    “Kami mencium adanya dugaan praktik korupsi, nepotisme, dan kolusi yang sistematis. Proyek senilai Rp121 miliar ini harus diaudit secara transparan karena ada kecenderungan mengabaikan prinsip persaingan usaha yang sehat,” tulis pernyataan dalam dokumen tersebut.

    Ketajaman sorotan mahasiswa kali ini tertuju langsung kepada Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai pemegang otoritas tertinggi di kementerian tersebut. Mahasiswa menuntut penjelasan terbuka mengenai rekam jejak perusahaan pemenang dan bagaimana proses seleksi dilakukan di tengah pengawasan publik yang kian ketat.

    Rute Aksi: Dari Lapangan Banteng hingga Kuningan
    Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menyasar satu titik. Massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang tersebut akan bergerak secara maraton ke tiga institusi kunci:

    Kantor Kementerian Agama RI (Jl. Lapangan Banteng): Menuntut klarifikasi langsung dari pihak kementerian.

    Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): Mendesak lembaga antirasuah untuk segera melakukan supervisi dan penyelidikan atas proses tender proyek tersebut.

    Gedung Kejaksaan Agung RI: Meminta Korps Adhyaksa memantau potensi kerugian negara sejak dini.

    Catatan Kritis: Ujian Integritas Kemenag
    Kasus ini menambah daftar panjang tantangan integritas dalam pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah. Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola keuangan negara di tahun 2026.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Agama maupun PT Mega Bintang Abadi belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi dan tudingan yang dialamatkan kepada mereka. Publik kini menanti, apakah teriakan mahasiswa di jalanan akan berujung pada investigasi mendalam, atau sekadar menjadi angin lalu di tengah hiruk-pikuk birokrasi.

    Kemenag PT Mega Bintang Abadi
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    NEWS 2 November 2026

    PKC PMII Banten Gelar SESPIM, Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

    GMPK Bersama Kepala Desa Tegal Maja Audiensi ke Pemerintah Kabupaten Serang, Dorong Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

    Itikad Baik Dipertanyakan, Konsumen Bintaro Plaza Residences Tunggu Kejelasan Refund

    Edukasi Ibadah Sejak Dini: KKM 78 UNIBA Dampingi Anak-Anak Praktik Wudhu dan Tayamum

    Recent Post

    Teken MoU, PT Daesang Food Indonesia Puji PT ABM, Faiqal: Kolaborasi ini Saling Melengkapi

    3 November 2026

    PT ABM Teken MoU dengan PT. Daesang Food Indonesia, Nilai Investasi Capai Miliaran

    3 November 2026

    17 Sertifikat Tanah Diklaim Hilang, Kuasa Hukum: BP Pernyataan Bertentangan Fakta

    2 November 2026

    Kejati Bidik Dugaan Korupsi PKBM di Pandeglang hingga Tangerang, Potensi Kerugian Capai Miliaran

    2 November 2026

    Gandeng Merries, Alfamart Sahabat Posyandu Sasar 2.800 Penerima Manfaat

    2 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.