BANTENCORNER.COM- Dalam upaya mendukung peningkatan legalitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 19 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) berhasil melaksanakan program kerja berupa pendampingan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM di Kampung Cimiung, Desa Beberan. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi melalui peningkatan aspek legalitas usaha.
Kegiatan diawali dengan proses pendataan dan identifikasi pelaku UMKM yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha. Mahasiswa KKM kemudian melakukan sosialisasi mengenai pentingnya NIB sebagai identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan oleh pemerintah melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dalam sosialisasi tersebut, para pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai manfaat kepemilikan NIB, seperti memberikan kepastian hukum bagi usaha, mempermudah akses terhadap program pembinaan pemerintah, membuka peluang memperoleh bantuan permodalan, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap usaha yang dijalankan.

Setelah proses sosialisasi, tim KKM 19 UNIBA memberikan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM, mulai dari pemeriksaan dan pengumpulan dokumen persyaratan, pengisian data usaha, hingga proses pendaftaran melalui sistem OSS. Seluruh tahapan dilakukan secara teliti agar proses penerbitan NIB dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berkat kerja sama yang baik antara mahasiswa KKM, pemerintah desa, dan para pelaku UMKM, proses pendaftaran berhasil diselesaikan sehingga Nomor Induk Berusaha dapat diterbitkan.
Keberhasilan program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan sektor UMKM di Kampung Cimiung. Dengan memiliki NIB, para pelaku usaha kini telah memiliki legalitas yang dapat menunjang pengembangan usahanya di masa mendatang. Selain itu, legalitas tersebut diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM dalam menjalin kerja sama, mengikuti pelatihan kewirausahaan, memperoleh akses pembiayaan, serta memanfaatkan berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan oleh pemerintah.
Program pendampingan pendaftaran NIB ini juga menjadi bukti nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. KKM 19 Universitas Bina Bangsa berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM serta mendorong terciptanya ekonomi masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, KKM 19 UNIBA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Diharapkan keberhasilan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha ini dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk segera mengurus legalitas usahanya sebagai langkah awal menuju usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.***








