BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 91 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses merealisasikan salah satu program kerjanya dengan memasang peta desa di Kantor Kepala Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten pada Senin, 21 Juli 2025. Pemasangan peta ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui tata ruang, batas wilayah, dan lokasi fasilitas umum di Desa Cerukcuk.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah desa. Kepala Desa Cerukcuk, H. Mujibi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKM 91. “Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKM 91 yang telah membantu kami dalam menyediakan peta desa. Peta ini sangat bermanfaat, tidak hanya bagi warga tetapi juga bagi para tamu atau pendatang yang ingin mengenal kondisi desa,” ungkapnya.
Peta desa ini dirancang melalui proses pengumpulan data, pembuatan desain, hingga tahap akhir pemasangan di ruang utama kantor desa. Ketua KKM 91, Afip, Ketua KKM, menjelaskan bahwa peta tersebut menjadi salah satu program prioritas untuk mendukung transparansi informasi publik.
“Harapan kami, peta ini bisa menjadi media informasi visual yang membantu perangkat desa dan warga saat membutuhkan data terkait lokasi,” ujarnya.
Selain pemasangan peta desa, mahasiswa KKM 91 juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti penyuluhan, pelatihan, dan program sosial. Pemasangan peta desa menjadi simbol kontribusi nyata mahasiswa terhadap pembangunan informasi di tingkat desa.
Peta desa yang terpasang kini menampilkan informasi lengkap, mulai dari batas administrasi desa, jalur jalan, area pertanian, hingga lokasi fasilitas umum. Dengan adanya peta tersebut, pelayanan di kantor desa diharapkan lebih efektif, terutama saat masyarakat membutuhkan penjelasan mengenai lokasi wilayah tertentu.
Melalui kegiatan ini, KKM 91 berharap hubungan baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin. Program ini diharapkan mampu memberi dampak positif, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi pada pembangunan desa.**







