Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Tolak Tuduhan Tanpa Bukti, PT Kristalin Ekalestari Tegaskan Kepatuhan Regulasi

    6 Juli 2026

    Peringati Hari Kelautan Nasional, Arif Rahman Ajak Jaga Laut demi Masa Depan

    4 Juli 2026

    Budaya Kota Serang Bersinar di Kancah Nasional, Raih Juara III Pentas Seni APEKSI

    3 Juli 2026

    Tuntaskan Masalah Sampah, Pemkot Serang Optimalkan Bank Sampah & Libatkan Peran Aktif Warga

    3 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Tabur Bunga di Alun-Alun Serang, KAMMI Kenang Korban Represif Aparat

    Tabur Bunga di Alun-Alun Serang, KAMMI Kenang Korban Represif Aparat

    Imam Tantowi4 September 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Menyikapi situasi nasional yang memanas akibat gelombang demonstrasi sejak akhir Agustus, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Serang menggelar aksi damai di Alun-Alun Barat Kota Serang, Kamis (4/9/2025).

    Aksi tersebut digelar dengan penuh khidmat. Puluhan mahasiswa menggelar doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban aksi di Jakarta yang gugur akibat tindakan represif aparat.

    Ketua Umum KAMMI Serang, Muhamad Abdurrohman, menegaskan bahwa doa bersama bukan hanya ritual, melainkan simbol perjuangan moral mahasiswa dan rakyat Indonesia. Ia menyebut, banyak pejuang keadilan yang meregang nyawa ketika menentang kebijakan DPR RI yang dinilai menyengsarakan rakyat.

    “Doa bersama adalah bagian dari aksi damai untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Kami memperjuangkan keadilan serta nilai-nilai moral yang telah dijamin oleh konstitusi,” tegas Abdurrohman di hadapan massa.

    Dalam aksi itu, mahasiswa juga mengangkat foto-foto korban seperti Affan Kurniawan, Rheza Sendy Pratama, hingga Sarinawati. Foto-foto tersebut diletakkan di tengah lingkaran massa, lalu bunga ditaburkan sebagai tanda penghormatan. Suasana hening dan haru menyelimuti momen tersebut.

    Rangkaian aksi damai itu semakin sarat makna ketika mahasiswa menyerukan pesan moral kepada pemerintah. Mereka mendesak pejabat publik untuk lebih bijak dalam bersikap dan berbicara.

    “Tindakan tidak pantas, seperti berjoget di tengah penderitaan rakyat, hanya akan menambah luka masyarakat,” seru salah satu orator.

    KAMMI Serang menekankan bahwa aksi damai adalah cara mahasiswa menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme. Menurut mereka, perjuangan mahasiswa harus mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan akhlak moral yang luhur.

    Dalam pernyataannya, KAMMI Serang juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi agen kontrol pemerintahan. Mereka berjanji akan mengawasi jalannya roda pemerintahan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat, bukan malah menyusahkan.

    “Kami akan terus berdiri di barisan rakyat, memastikan kebijakan negara tidak melenceng dari amanat konstitusi. Pemerintah harus mendengar suara hati nurani rakyat,” lanjut Abdurrohman.

    Aksi damai ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Meski begitu, suasana berlangsung tertib tanpa gesekan. Massa memilih menutup aksi dengan cara berbudaya, yaitu pembacaan puisi yang menggambarkan situasi bangsa terkini.

    Puisi yang dibacakan mahasiswa menjadi penutup penuh makna, mengingatkan masyarakat bahwa perjuangan belum selesai. Bagi mereka, demokrasi yang sejati adalah demokrasi yang humanis, bukan represif, serta menempatkan rakyat sebagai pemilik kedaulatan.

    Melalui aksi damai di Serang ini, KAMMI ingin memberi pesan bahwa suara mahasiswa tetap relevan sebagai penyeimbang kekuasaan. Mereka menolak tunduk pada politik kepentingan sempit, dan akan terus memperjuangkan Indonesia yang adil, transparan, dan berkeadaban.

    AKSI Damai KAMMI mahasiswa Represif
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Usia 83 Tahun, H. Sanusi Dituduh Menggelapkan Hanya Karena Jaga Masjid Wakaf

    NEWS 30 Juni 2026

    Budaya Kota Serang Bersinar di Kancah Nasional, Raih Juara III Pentas Seni APEKSI

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    DPW PBJM Banten Resmi Dilantik, Siap Perkuat Khidmat dan Syiar Islam

    ‎Swasembada Pangan di Kab Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

    Recent Post

    DPW PBJM Banten Resmi Dilantik, Siap Perkuat Khidmat dan Syiar Islam

    2 Juli 2026

    Selesai 100 Persen, Bulog Siap Lanjutkan Banpang Semester II 2026

    2 Juli 2026

    ‎Swasembada Pangan di Kab Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

    1 Juli 2026

    Adde Rosi: Transformasi Digital Perbukuan Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah

    30 Juni 2026

    Usia 83 Tahun, H. Sanusi Dituduh Menggelapkan Hanya Karena Jaga Masjid Wakaf

    30 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.