Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Ada Jokowi, Keuceran Mande Macan Guling Bakal Dihadiri Ribuan Pendekar

    7 September 2026

    Joko Widodo Bakal Hadiri Keuceran Mande Macan Guling, Jona: Kita Murni Undang Beliau, Tak Ada Kepentingan Politik

    7 September 2026

    Lindungi Warga dari Abu Vulkanik, Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis di Terminal Pakupatan

    7 September 2026

    Tambang Nikel Rp849 Miliar Jadi Latar Belakang Dugaan Rekayasa Perkara di Bareskrim

    7 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kader IMM: Satu Setengah Abad Kabupaten Pandeglang, Mau di Bawa Kemana?

    Kader IMM: Satu Setengah Abad Kabupaten Pandeglang, Mau di Bawa Kemana?

    Adi Riyadi31 Maret 20242 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang, pertanyakan satu setengah abad Kabupaten Pandeglang, mau di bawa kemana?.

    Pandeglang pada 1 April hari ini, merayakan hari jadinya yang Ke-150. Sebuah moment bersejarah yang menjadi kesempatan untuk merenung dan mengevaluasi Kabupaten Pandeglang.

    “Bagi kita semua untuk merenung, mengenang, dan mengevaluasi perjalanan yang telah di lalui serta memandang Kabupaten Pandeglang kedepan dengan penuh semangat,” kata Kader IMM Pandeglang, M. Karis kepada wartawan Senin, 1 April 2024.

    Di usia yang genap satu setengah abad seharusnya, kata dia, Pandeglang telah menikmati kemajuan yang berkesinambungan dalam berbagai aspek kehidupan baik pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan.

    “Namun, realitasnya adalah masih tedapat banyak jurang sosial yang menyusahkan antara kelompok-kelompok masyarakat,” imbuhnya.

    M. Karis melanjutkan, ketimpangan dalam sektor pendidikan seharusnya menjadi fokus perhatian, mengingat di beberapa pelosok daerah tepencil akses terhadap pendidikan yang berkualitas masih menjadi mimpi yang jauh.

    “Kurangnya fasilitas pendidikan menjadi penyebab utama yang memperparah ketimpangan ini,” sambungnya.

    “Hal itu bisa kita lihat dari banyaknya siswa-siswi yang belajar di ruang kelas yang rusak dan kumuh, seperti yang terjadi di SDN Sindangresmi 2,” lanjut M. Karis.

    Selain itu, ketimpangan ekonomi menjadi salah satu masalah yang belum terselesaikan dengan baik, hal itu dapat tergambar dari minimnya akses terhadap lapangan pekerjaan dan infrasturtur jalan di pelosok desa masih banyak yang rusak sehingga menjadi penghambat aksesbilitas.

    “Namun demikian, di tengah tantangan ini terdapat peluang besar untuk mengatasi ketimpangan sosial dan pendidikan ini melalui kebijakan yang bijaksana dan komitmen yang kuat dari semua pihak terutama dari pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang baik eksekutif maupun legislatif,” ucapnya.

    Dikatakan M. Karis, seharusnya perayaan hari jadi ke -150 Kabupaten Pandeglang menjadi momentum merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak hak dasar masyarakat bukan menjadikan ajang seremoni belaka.

    “Pemda Kabupaten Pandeglang hari ini seperti kehilangann visi dalam membangun. Mengingat Pandeglang sebagai daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya, akan tetapi pemerintah seperti gagal dalam membangun citra Pandeglang sebagai kota wisata,” ujarnya.

    M. Karis menilai, Kabupaten Pandeglang memiliki keindahan alam yang memukau termasuk pantai-pantai yang eksotis dan pegunungan yang menakjubkan, tapi, menurutnya, tak mampu di maksimalkan dalam membangun citra diri Kabupaten Pandeglang.

    “Melihat hal tersebut, Pemerintah daerah perlu merevitalisasi pengelolaan wilayah Kabupaten Pandeglang sebagai kota wisata, dengan merumuskan visi yang jelas dalam pengembangan parawisata serta meningkatkan kerja sama antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat guna menciptakan perubahan positif,” tutupnya.

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Recent Post

    Relawan Bagikan Masker Gratis, Warga Keluhkan Mata Perih Akibat Abu Vulkanik

    7 September 2026

    Seluruh Layanan Faskes Diminta Siaga Antisipasi Gangguan Dampak Abu Vulkanik

    7 September 2026

    PJJ Selama Tiga Hari Diberlakukan di Banten Imbas Erupsi Gunung Krakatau

    7 September 2026

    Andra Soni Gerak Cepat, Keselamatan Rakyat Jadi Prioritas

    7 September 2026

    Gubernur Andra Soni Imbau Warga Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

    7 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.