Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    KKM 12 UNIBA Gelar Sosialisasi Pajak dan Administrasi Desa Digital di Kelurahan Sukalaksana

    5 September 2026

    SI PILAH: Langkah Sederhana KKM 78 Sumurbandung untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    3 September 2026

    Soal Berkas Mangkrak, Warga Mengadukan Kasus PT Genesis ke Jamwas Kejagung

    3 September 2026

    Andra Soni Minta Para Petani Terapkan Sistem Modern

    2 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kader IMM: Satu Setengah Abad Kabupaten Pandeglang, Mau di Bawa Kemana?

    Kader IMM: Satu Setengah Abad Kabupaten Pandeglang, Mau di Bawa Kemana?

    Adi Riyadi31 Maret 20242 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang, pertanyakan satu setengah abad Kabupaten Pandeglang, mau di bawa kemana?.

    Pandeglang pada 1 April hari ini, merayakan hari jadinya yang Ke-150. Sebuah moment bersejarah yang menjadi kesempatan untuk merenung dan mengevaluasi Kabupaten Pandeglang.

    “Bagi kita semua untuk merenung, mengenang, dan mengevaluasi perjalanan yang telah di lalui serta memandang Kabupaten Pandeglang kedepan dengan penuh semangat,” kata Kader IMM Pandeglang, M. Karis kepada wartawan Senin, 1 April 2024.

    Di usia yang genap satu setengah abad seharusnya, kata dia, Pandeglang telah menikmati kemajuan yang berkesinambungan dalam berbagai aspek kehidupan baik pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan.

    “Namun, realitasnya adalah masih tedapat banyak jurang sosial yang menyusahkan antara kelompok-kelompok masyarakat,” imbuhnya.

    M. Karis melanjutkan, ketimpangan dalam sektor pendidikan seharusnya menjadi fokus perhatian, mengingat di beberapa pelosok daerah tepencil akses terhadap pendidikan yang berkualitas masih menjadi mimpi yang jauh.

    “Kurangnya fasilitas pendidikan menjadi penyebab utama yang memperparah ketimpangan ini,” sambungnya.

    “Hal itu bisa kita lihat dari banyaknya siswa-siswi yang belajar di ruang kelas yang rusak dan kumuh, seperti yang terjadi di SDN Sindangresmi 2,” lanjut M. Karis.

    Selain itu, ketimpangan ekonomi menjadi salah satu masalah yang belum terselesaikan dengan baik, hal itu dapat tergambar dari minimnya akses terhadap lapangan pekerjaan dan infrasturtur jalan di pelosok desa masih banyak yang rusak sehingga menjadi penghambat aksesbilitas.

    “Namun demikian, di tengah tantangan ini terdapat peluang besar untuk mengatasi ketimpangan sosial dan pendidikan ini melalui kebijakan yang bijaksana dan komitmen yang kuat dari semua pihak terutama dari pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang baik eksekutif maupun legislatif,” ucapnya.

    Dikatakan M. Karis, seharusnya perayaan hari jadi ke -150 Kabupaten Pandeglang menjadi momentum merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak hak dasar masyarakat bukan menjadikan ajang seremoni belaka.

    “Pemda Kabupaten Pandeglang hari ini seperti kehilangann visi dalam membangun. Mengingat Pandeglang sebagai daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya, akan tetapi pemerintah seperti gagal dalam membangun citra Pandeglang sebagai kota wisata,” ujarnya.

    M. Karis menilai, Kabupaten Pandeglang memiliki keindahan alam yang memukau termasuk pantai-pantai yang eksotis dan pegunungan yang menakjubkan, tapi, menurutnya, tak mampu di maksimalkan dalam membangun citra diri Kabupaten Pandeglang.

    “Melihat hal tersebut, Pemerintah daerah perlu merevitalisasi pengelolaan wilayah Kabupaten Pandeglang sebagai kota wisata, dengan merumuskan visi yang jelas dalam pengembangan parawisata serta meningkatkan kerja sama antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat guna menciptakan perubahan positif,” tutupnya.

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Atasi Sampah Organik, KKM 12 UNIBA Beri Pelatihan Biopori Kompos dan Teknologi Komposter di Kelurahan Sukalaksana

    KAMPUS 1 September 2026

    KKM Kelompok 12 UNIBA Gelar Edukasi Pemilahan Sampah dan Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

    SI PILAH: Langkah Sederhana KKM 78 Sumurbandung untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

    KKM UNIBA 78 Hadirkan Pembelajaran Kreatif di SDN 1 Sumurbandung dan Madrasah Kapunduhan

    KKM 12 UNIBA Gelar Sosialisasi Pajak dan Administrasi Desa Digital di Kelurahan Sukalaksana

    Recent Post

    APBD Susut, Pemprov Kini Andalkan CSR Bangun Tanah Jawara

    2 September 2026

    Resmikan 7 Daerah Irigasi, Gubernur Banten: Setiap Rupiah yang Dikeluarkan Harus Memberi Manfaat untuk Masyarakat

    2 September 2026

    Berbagi Hidup dan Sehat Bersama, Kejati Banten Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di HUT Kejaksaan

    2 September 2026

    Touring Demi Rakyat, Anton Suratto Buktikan Demokrat Hadir Mendengar Langsung

    2 September 2026

    Semarak Maulid Nabi, PLP Kelompok 2 UIN Banten Kolaborasi dengan MAN 2 Serang

    1 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.