BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Serang Raya (Unsera) kelompok 07 mengadakan acara penutupan dan perpisahan yang ditandai dengan peluncuran rak buku di Kampung Pekijing, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten.

Suparno, ketua pelaksana acara, menyampaikan bahwa tujuan dari pengadaan rak buku ini adalah untuk menghidupkan kembali budaya membaca di Kampung Kijing.

“Tujuan dari rak buku ini agar budaya membaca dari warga masyarakat Kampung Kijing ini tidak hilang. Dari rak buku ini bisa bermanfaat untuk isi bukunya juga bisa menambah wawasan untuk warga Kampung Kijing ini,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Ia juga berharap bahwa rak buku ini akan memberikan manfaat yang luas bagi warga, terutama anak-anak.

“Harapan saya semoga rak buku ini bisa menambah wawasan untuk Kampung Kijing ini. Selain wawasan, juga ilmu, dan bermanfaat untuk adik-adik yang masih di bawah agar semakin giat membaca,” tambahnya.

Aip, seorang pegiat literasi yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa KKM Unsera.

“Beberapa KKM juga sering hadir di Kampung Kijing, namun tidak seistimewa hari ini. Mereka telah melakukan tri darma perguruan tinggi yang sempurna di mata saya di mana mereka datang bermanfaat buat masyarakat, kasih inovasi buat masyarakat. Semoga balik ke kampus mendapatkan nilai-nilai yang terbaik untuk bisa sampai lulus, nanti balik lagi ke Kijingnya diterima rakyat, soalnya kan banyak juga yang KKM, tapi setelah berhenti ya begitu saja,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Aip juga menyampaikan terima kasih kepada Unsera dan kelompok 07 yang telah mendorong literasi di Kampung Kijing.

“Terimakasih pada Unsera, terimakasih pada kelompok 07 yang telah mendorong literasi di Kampung Kijing. Saya ucapkan tadi pada bincang literasi bahwa posisi membaca buku itu ada tiga, yaitu suka, mau, dan perlu. Kalau teman-teman mahasiswa suka membaca itu keren, tapi hari ini mereka sedang berhadapan pada situasi yang perlu membaca karena mereka harus lulus jadi sarjana yang punya kualitas tinggi yang bermanfaat buat negara dan bangsa ini,” tegasnya.

Acara ini ditutup dengan penyerahan simbolis rak buku kepada perwakilan masyarakat Kampung Kijing yang ditandai dengan pemotongan pita. Seluruh peserta yang hadir tampak antusias dan berharap rak buku ini menjadi awal dari perubahan positif di kampung mereka.*

Leave A Reply

Exit mobile version