Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026

    Pengangguran di Kota Serang Menurun, DPRD Dorong Langkah Lanjutan

    30 Maret, 2026

    Alun-Alun Kota Serang Siap Bertransformasi, DPRD Pastikan Pengawasan Optimal

    30 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»BANTENPEDIA»Tradisi Unik Pernikahan Adat Banten yang Sarat Makna

    Tradisi Unik Pernikahan Adat Banten yang Sarat Makna

    Sae15 Januari, 20253 Mins Read BANTENPEDIA
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Pernikahan bukan cuma soal pesta dan janji sehidup semati. Di banyak tempat di Indonesia, pernikahan juga jadi momen sakral yang kaya tradisi dan nilai budaya.

    Salah satunya adalah di Banten, provinsi yang enggak cuma dikenal dengan keindahan alam dan sejarahnya, tapi juga tradisi pernikahannya yang unik dan penuh makna.

    Kalau ngomongin adat Banten, kita enggak bisa lepas dari pengaruh budaya Islam yang kental. Hal ini tercermin banget dalam tata cara pernikahannya yang enggak hanya indah, tapi juga sarat nilai religius.

    Tradisi ini bukan cuma seremoni, tapi juga cara masyarakat Banten menunjukkan penghormatan terhadap leluhur, alam, dan Sang Pencipta.

    1. Ngapungkeun Pare: Awal yang Penuh Doa

    Tradisi pernikahan adat Banten dimulai dengan “Ngapungkeun Pare,” yaitu prosesi simbolis mengantarkan beras kepada pihak calon pengantin perempuan. Beras ini bukan sekadar bahan pangan, tapi simbol harapan rezeki melimpah dan kehidupan rumah tangga yang harmonis.

    Uniknya, berasnya enggak diantarkan begitu saja, tapi diiringi doa dan ucapan syukur yang bikin suasana makin khidmat.

    2. Sawer Pengantin: Berbagi Rezeki dan Kebahagiaan

    Setelah akad nikah selesai, ada tradisi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu “Sawer Pengantin.” Di momen ini, pengantin baru akan duduk di pelaminan sambil menerima guyuran beras, uang koin, dan permen dari keluarga besar.

    Filosofinya adalah berbagi kebahagiaan dengan orang-orang sekitar sekaligus doa agar pasangan ini selalu diberkahi. Oh iya, anak-anak biasanya yang paling heboh ngumpulin permen dan koin, jadi suasananya makin seru!

    3. Ngibing: Tarian Penuh Keceriaan

    Pesta pernikahan adat Banten enggak bakal lengkap tanpa “Ngibing,” alias menari bersama. Tradisi ini mengajak semua tamu untuk ikut bergembira bersama pengantin.

    Musik khas Banten seperti angklung buhun atau gamelan biasanya jadi pengiring, dan tarian ini jadi simbol kebersamaan serta ucapan terima kasih dari pengantin kepada para tamu.

    4. Ngarumat Adat: Penghormatan kepada Leluhur

    Tradisi lain yang enggak kalah penting adalah “Ngarumat Adat.” Ini adalah bentuk penghormatan kepada leluhur dan adat istiadat yang diwariskan. Biasanya, prosesi ini dilakukan dalam bentuk doa bersama atau ziarah ke makam leluhur sebelum acara pernikahan dimulai.

    Tujuannya adalah meminta restu dari yang telah tiada agar kehidupan rumah tangga pasangan ini selalu diridhoi.

    5. Pakaian Adat yang Megah

    Selain prosesi, pakaian adat pengantin Banten juga punya makna mendalam. Biasanya, pengantin perempuan memakai kebaya dengan hiasan kepala berbentuk siger, sementara pengantin pria mengenakan baju koko dengan kain batik khas Banten.

    Siger melambangkan keagungan dan keanggunan, sedangkan batik khas Banten mencerminkan kekayaan budaya lokal yang harus dijaga.

    Penuh Makna, Penuh Kebahagiaan

    Tradisi pernikahan adat Banten bukan cuma soal pesta, tapi juga pengingat untuk menghormati nilai-nilai leluhur dan agama. Setiap prosesi dan detailnya dirancang dengan tujuan mulia, yakni menciptakan hubungan yang harmonis, bukan cuma antar pasangan, tapi juga keluarga besar dan lingkungan sekitar.

    Kalau kamu lagi cari inspirasi tradisi pernikahan yang unik dan penuh makna, adat Banten ini bisa banget jadi referensi. Selain bikin momen pernikahan lebih berkesan, tradisi ini juga jadi pengingat bahwa cinta sejati harus dibangun di atas fondasi yang kuat-budaya, agama, dan rasa saling menghormati.

    Pernikahan adat Banten kaya tradisi unik seperti Ngapungkeun Pare dan Sawer Pengantin, penuh makna religi, budaya, dan kebersamaan.***

    Adat Banten Pernikahan Tradisi

    Related Posts

    NEWS

    IWO-I Se-Banten Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Pandeglang

    15 Maret, 2026
    EKBIS

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret, 2026
    NEWS

    Regenerasi Kepemimpinan, PK Ipnu-Ippnu Uin Smh Banten Gelar Rapat Anggota Komisariat

    16 Februari, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    NEWS 27 Maret, 2026

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    Recent Post

    Ketua DPRD Kota Serang Hadiri Retreat Nasional, Ini Manfaatnya

    28 Maret, 2026

    Proyek PSEL Kota Serang Mulai Bergerak, Pengawasan DPRD Diperketat

    27 Maret, 2026

    DPRD Serang Minta Pemkot Tata Pasar Jedogan Agar Lebih Tertib dan Nyaman

    27 Maret, 2026

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    27 Maret, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    27 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.