Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»BANTENPEDIA»Tradisi Unik Pernikahan Adat Banten yang Sarat Makna

    Tradisi Unik Pernikahan Adat Banten yang Sarat Makna

    Sae15 Januari 20253 Mins Read BANTENPEDIA
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Pernikahan bukan cuma soal pesta dan janji sehidup semati. Di banyak tempat di Indonesia, pernikahan juga jadi momen sakral yang kaya tradisi dan nilai budaya.

    Salah satunya adalah di Banten, provinsi yang enggak cuma dikenal dengan keindahan alam dan sejarahnya, tapi juga tradisi pernikahannya yang unik dan penuh makna.

    Kalau ngomongin adat Banten, kita enggak bisa lepas dari pengaruh budaya Islam yang kental. Hal ini tercermin banget dalam tata cara pernikahannya yang enggak hanya indah, tapi juga sarat nilai religius.

    Tradisi ini bukan cuma seremoni, tapi juga cara masyarakat Banten menunjukkan penghormatan terhadap leluhur, alam, dan Sang Pencipta.

    1. Ngapungkeun Pare: Awal yang Penuh Doa

    Tradisi pernikahan adat Banten dimulai dengan “Ngapungkeun Pare,” yaitu prosesi simbolis mengantarkan beras kepada pihak calon pengantin perempuan. Beras ini bukan sekadar bahan pangan, tapi simbol harapan rezeki melimpah dan kehidupan rumah tangga yang harmonis.

    Uniknya, berasnya enggak diantarkan begitu saja, tapi diiringi doa dan ucapan syukur yang bikin suasana makin khidmat.

    2. Sawer Pengantin: Berbagi Rezeki dan Kebahagiaan

    Setelah akad nikah selesai, ada tradisi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu “Sawer Pengantin.” Di momen ini, pengantin baru akan duduk di pelaminan sambil menerima guyuran beras, uang koin, dan permen dari keluarga besar.

    Filosofinya adalah berbagi kebahagiaan dengan orang-orang sekitar sekaligus doa agar pasangan ini selalu diberkahi. Oh iya, anak-anak biasanya yang paling heboh ngumpulin permen dan koin, jadi suasananya makin seru!

    3. Ngibing: Tarian Penuh Keceriaan

    Pesta pernikahan adat Banten enggak bakal lengkap tanpa “Ngibing,” alias menari bersama. Tradisi ini mengajak semua tamu untuk ikut bergembira bersama pengantin.

    Musik khas Banten seperti angklung buhun atau gamelan biasanya jadi pengiring, dan tarian ini jadi simbol kebersamaan serta ucapan terima kasih dari pengantin kepada para tamu.

    4. Ngarumat Adat: Penghormatan kepada Leluhur

    Tradisi lain yang enggak kalah penting adalah “Ngarumat Adat.” Ini adalah bentuk penghormatan kepada leluhur dan adat istiadat yang diwariskan. Biasanya, prosesi ini dilakukan dalam bentuk doa bersama atau ziarah ke makam leluhur sebelum acara pernikahan dimulai.

    Tujuannya adalah meminta restu dari yang telah tiada agar kehidupan rumah tangga pasangan ini selalu diridhoi.

    5. Pakaian Adat yang Megah

    Selain prosesi, pakaian adat pengantin Banten juga punya makna mendalam. Biasanya, pengantin perempuan memakai kebaya dengan hiasan kepala berbentuk siger, sementara pengantin pria mengenakan baju koko dengan kain batik khas Banten.

    Siger melambangkan keagungan dan keanggunan, sedangkan batik khas Banten mencerminkan kekayaan budaya lokal yang harus dijaga.

    Penuh Makna, Penuh Kebahagiaan

    Tradisi pernikahan adat Banten bukan cuma soal pesta, tapi juga pengingat untuk menghormati nilai-nilai leluhur dan agama. Setiap prosesi dan detailnya dirancang dengan tujuan mulia, yakni menciptakan hubungan yang harmonis, bukan cuma antar pasangan, tapi juga keluarga besar dan lingkungan sekitar.

    Kalau kamu lagi cari inspirasi tradisi pernikahan yang unik dan penuh makna, adat Banten ini bisa banget jadi referensi. Selain bikin momen pernikahan lebih berkesan, tradisi ini juga jadi pengingat bahwa cinta sejati harus dibangun di atas fondasi yang kuat-budaya, agama, dan rasa saling menghormati.

    Pernikahan adat Banten kaya tradisi unik seperti Ngapungkeun Pare dan Sawer Pengantin, penuh makna religi, budaya, dan kebersamaan.***

    Adat Banten Pernikahan Tradisi

    Related Posts

    NEWS

    IWO-I Se-Banten Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Pandeglang

    15 Maret 2026
    EKBIS

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret 2026
    NEWS

    Regenerasi Kepemimpinan, PK Ipnu-Ippnu Uin Smh Banten Gelar Rapat Anggota Komisariat

    16 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    KAMPUS 18 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    Terpilih Secara Aklamasi, Syamsul Rizal Djahidi Resmi Nahkodai KONI Kabupaten Serang Periode 2026-2030

    Recent Post

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026

    Gagal Kuasai Apartemen Regatta, Upaya PKPU Buyung Gunawan Ditolak Hakim

    19 Mei 2026

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    18 Mei 2026

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    17 Mei 2026

    Polisi Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.