Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    KOMNAS Perempuan Siap Bersinergi dengan LMND untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

    11 Maret, 2026

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret, 2026

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret, 2026

    Pererat Ukhuwah di Ramadan, MWC NU Curug Gelar Nahdlatul Ulama Festival

    10 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Angklung Gubrag: Musik Tradisional Khas Banten yang Sarat Filosofi
    ARTIKEL

    Angklung Gubrag: Musik Tradisional Khas Banten yang Sarat Filosofi

    By Sae21 Januari, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Bicara soal musik tradisional Indonesia, ada banyak banget warisan budaya yang bikin kita kagum. Salah satunya adalah angklung.

    Tapi, tahu nggak sih kalau di Banten ada jenis angklung yang beda dari angklung kebanyakan? Yup, namanya Angklung Gubrag! Bukan cuma unik, angklung ini juga penuh cerita dan filosofi yang bikin kita makin bangga sama budaya lokal.

    Sayangnya, kayak banyak tradisi lain, Angklung Gubrag ini sekarang mulai jarang terdengar. Padahal, di balik suaranya yang khas, ada sejarah panjang yang bisa bikin kita makin cinta sama Indonesia.

    Nah, biar tradisi ini tetap hidup, yuk kita bahas lebih dalam tentang angklung yang satu ini!

    Apa Itu Angklung Gubrag?

    Angklung Gubrag adalah alat musik tradisional asal Desa Cipining, Bogor, yang punya hubungan erat sama masyarakat Banten. Dibuat dari bambu, angklung ini menghasilkan suara khas yang dihasilkan dengan cara digoyang atau digubrag makanya namanya Angklung Gubrag.

    Bukan cuma sekadar alat musik, Angklung Gubrag juga jadi simbol doa dan harapan masyarakat pada masa lalu.

    Angklung ini pertama kali dibuat sekitar abad ke-17, lho. Menurut cerita turun-temurun, Angklung Gubrag awalnya digunakan sebagai alat pengiring upacara adat untuk meminta hujan.

    Waktu itu, masyarakat yang mayoritas petani percaya kalau suara Angklung Gubrag bisa memanggil roh penjaga alam supaya menurunkan hujan.

    Filosofi ini menunjukkan hubungan erat antara manusia, alam, dan spiritualitas.

    Keunikan Filosofi Angklung Gubrag

    Kalau dipikir-pikir, keren banget ya, gimana nenek moyang kita punya cara kreatif buat menunjukkan rasa syukur dan harapan lewat seni.

    Filosofi Angklung Gubrag ini nggak sekadar soal hujan, tapi juga tentang harmoni. Suara angklung yang harmonis melambangkan kerja sama dan kebersamaan dalam masyarakat.

    Selain itu, setiap bagian Angklung Gubrag punya makna tersendiri. Bambu yang dipilih dengan hati-hati menunjukkan penghormatan pada alam.

    Proses pembuatannya yang butuh kesabaran juga jadi pengingat bahwa segala sesuatu yang indah butuh waktu dan usaha. Jadi, main angklung ini bukan cuma soal musik, tapi juga soal nilai kehidupan.

    Bagaimana Kondisinya Sekarang?

    Meski punya sejarah panjang dan penuh makna, sayangnya Angklung Gubrag kini mulai jarang dimainkan. Banyak generasi muda yang mungkin nggak pernah dengar nama angklung ini, apalagi memainkannya.

    Padahal, kalau kita mau melestarikan tradisi ini, ada banyak cara seru yang bisa dilakukan.

    Misalnya, kenapa nggak coba bikin workshop Angklung Gubrag di sekolah-sekolah atau komunitas seni?

    Atau, kita bisa mulai memasukkan alat musik ini ke dalam festival budaya biar makin dikenal. Dengan sentuhan kreatif, tradisi ini bisa terus hidup di tengah modernisasi.

    Yuk, Lestarikan Angklung Gubrag!

    Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari Angklung Gubrag? Selain suaranya yang unik, angklung ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga harmoni dalam hidup, menghormati alam, dan menghargai tradisi.

    Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya ini tetap hidup.

    Nggak perlu muluk-muluk, langkah kecil seperti belajar tentang angklung ini atau mengenalkan ke teman-teman udah jadi kontribusi besar. Kalau bukan kita, siapa lagi yang bakal menjaga tradisi kaya makna seperti Angklung Gubrag ini?

    Mengenal Angklung Gubrag, alat musik tradisional khas Banten yang penuh filosofi tentang harmoni, spiritualitas, dan hubungan manusia dengan alam.***

    Angklung Banten Indonesia
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kampus atau Ruang Aman? Mahasiswa Pertanyakan Kembalinya Dosen yang Pernah Terseret Kasus Pelecehan Verbal di UNIBA

    KAMPUS 07 Maret, 2026

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    SMU Soroti Kebijakan Biaya TOEFL-EPT di UNIBA, Dorong Kampus Turunkan Biaya demi Keadilan Akses Pendidikan

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    Recent Post

    PKBM Daguina Bantah Isu Siswa Fiktif, Dindikbud Kota Serang Ikut Beri Penegasan

    10 Maret, 2026

    Polres Kabupaten Serang Ungkap Kasus Pengerusakan di Pontang Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

    10 Maret, 2026

    Dokumen Sah Ada, Tapi Kasus Lahan Serang Terjebak

    09 Maret, 2026

    Kasus Korupsi PTSL Tangerang: Jimmy Lie Akhirnya Tertangkap

    09 Maret, 2026

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    08 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.