Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Forum Wartawan Solid Mubes Perdana, Tegaskan Komitmen Untuk Bangsa

    02 Februari, 2026

    Kapuspenkum Kejagung Akan Tindaklanjuti Laporan Gratifikasi Dr Robert Leonard Marbun

    02 Februari, 2026

    Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Kader Banser di Tangerang

    31 Januari, 2026

    KKM 66 Untirta Diresmikan, Warga Langsung Terima Sosialisasi Kesehatan Berbasis Polusi Udara

    31 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»BANTENPEDIA»Masa Kejayaan dan Kemunduran Kesultanan Banten: Sebuah Tinjauan Sejarah
    BANTENPEDIA

    Masa Kejayaan dan Kemunduran Kesultanan Banten: Sebuah Tinjauan Sejarah

    By Sae21 Januari, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kalau ngomongin sejarah Nusantara, Kesultanan Banten jadi salah satu yang menarik banget buat dibahas. Ada banyak cerita soal kejayaan perdagangan, budaya, hingga intrik politik yang pernah bikin Banten jadi pusat perhatian.

    Tapi, di balik semua itu, Kesultanan Banten juga punya cerita kelam soal kemunduran yang nggak kalah seru. Nah, artikel ini bakal ngajak kamu buat napak tilas ke masa-masa kejayaan dan kemunduran salah satu kerajaan besar di tanah air ini.

    Buat yang belum tahu, Kesultanan Banten itu berdiri sejak abad ke-16. Lokasinya strategis banget, ada di jalur perdagangan internasional Selat Sunda.

    Bayangin, Selat Sunda itu kayak “jalan tol laut” zaman dulu yang dilewati kapal-kapal dari Tiongkok, India, Arab, bahkan Eropa. Karena itu, nggak heran Banten jadi salah satu pusat perdagangan paling sibuk.

    Tapi, nggak cuma soal dagang aja, Banten juga jadi salah satu pusat penyebaran Islam di Nusantara.

    Masa Kejayaan Kesultanan Banten

    Di puncak kejayaannya, Banten dipimpin oleh Sultan Maulana Hasanuddin dan anaknya, Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Hasanuddin adalah pendiri sekaligus pemimpin yang bikin Banten jadi pusat perdagangan yang dihormati.

    Di era ini, pelabuhan Banten ramai banget sama kapal dagang dari berbagai negara. Lada Banten, yang kualitasnya juara, jadi komoditas utama. Bahkan, orang-orang Eropa sampai rela jauh-jauh ke sini buat barter barang.

    Nggak cuma soal ekonomi, Banten juga jadi pusat keagamaan dan budaya. Sultan Maulana Hasanuddin mendirikan Masjid Agung Banten, yang sampai sekarang masih berdiri kokoh. Masjid ini jadi simbol kejayaan Islam di tanah Jawa bagian barat.

    Era Sultan Ageng Tirtayasa makin menguatkan posisi Banten. Beliau dikenal sebagai sultan yang keras melawan penjajahan VOC (Belanda). Tirtayasa juga bikin sistem irigasi yang keren banget buat masa itu, biar pertanian di Banten makin maju.

    Awal Kemunduran Kesultanan Banten

    Sayangnya, kejayaan itu nggak bertahan lama. Setelah era Sultan Ageng Tirtayasa, mulai muncul konflik internal yang bikin Banten goyah. Salah satu momen paling tragis adalah saat Sultan Haji, anak Sultan Ageng, berkhianat dan malah kerja sama sama VOC buat ngerebut kekuasaan.

    Akibatnya, Sultan Ageng ditangkap dan dibuang ke Ambon. Sejak saat itu, VOC mulai ikut campur urusan internal Kesultanan Banten.

    Selain konflik internal, faktor eksternal kayak kolonialisme Belanda juga berperan besar. VOC makin gila-gilaan nguasain perdagangan di Banten. Pelabuhan Banten yang dulunya ramai mulai kehilangan pamor, digeser sama pelabuhan Batavia (Jakarta).

    Ditambah lagi, wabah penyakit dan bencana alam bikin rakyat Banten makin susah hidupnya. Lambat laun, Kesultanan Banten kehilangan kekuatannya dan akhirnya runtuh di akhir abad ke-19.

    Pelajaran dari Sejarah Banten

    Cerita tentang Kesultanan Banten ini nggak cuma buat jadi kenangan, tapi juga pelajaran. Kejayaan yang mereka raih nggak lepas dari kerja keras, strategi yang matang, dan keberanian melawan penjajahan.

    Di sisi lain, kemunduran Banten juga jadi pengingat kalau konflik internal bisa jadi bumerang yang menghancurkan segalanya. Jadi, apapun yang kita lakukan, kerja sama dan persatuan itu kunci banget, lho!

    Tinjauan sejarah Kesultanan Banten: dari kejayaan perdagangan di Selat Sunda hingga kemundurannya karena konflik internal dan kolonialisme.***

    Kesultanan Banten Masjid Agung Banten Sultan Ageng Tirtayasa Sultan Maulana Hasanuddin
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kadisdikbud Kota Serang Tegaskan “Tidak Siap Untuk Diam” Saat Tinjau Banjir SDN Ciputat

    NEWS 29 Januari, 2026

    KKM 66 Untirta Diresmikan, Warga Langsung Terima Sosialisasi Kesehatan Berbasis Polusi Udara

    GP Ansor Tangsel Dampingi Warga Kurang Mampu, Perjuangkan Akses Pendidikan dan Kemandirian Usaha

    Forum Wartawan Solid Mubes Perdana, Tegaskan Komitmen Untuk Bangsa

    Gebyar Serang Mengaji: 10.000 Siswa Akan Baca Al-Qur’an di Royal Baroe

    Recent Post

    Alfamidi Dorong Bank Sampah Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

    29 Januari, 2026

    Kadisdikbud Kota Serang Tegaskan “Tidak Siap Untuk Diam” Saat Tinjau Banjir SDN Ciputat

    29 Januari, 2026

    GP Ansor Tangsel Dampingi Warga Kurang Mampu, Perjuangkan Akses Pendidikan dan Kemandirian Usaha

    27 Januari, 2026

    Dandim Lebak Pantau Dapur MBG, Minta Perbaikan Prosedur untuk Anak-anak

    26 Januari, 2026

    Kuatkan Tata Kelola Kampus: Aliansi Mahasiswa UNIBA Serang Dorong Reformasi Struktural dan Transparansi Keuangan

    25 Januari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.