Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Nama di Surat Sony Sonjaya Hanya Calon Saksi, Bukan Pihak yang Terlibat Korupsi

    19 Juni 2026

    DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Infrastruktur Dasar dan Fasilitas Pelayanan Publik

    19 Juni 2026

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    19 Juni 2026

    Komisi IV DPRD Kota Serang Gelar Raker Bersama OPD, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

    19 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Alfamidi Dorong Bank Sampah Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

    Alfamidi Dorong Bank Sampah Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

    Aikal Pratama29 Januari 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Puluhan anggota komunitas bank sampah di Kecamatan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, mengikuti pelatihan pembuatan eco enzyme yang diselenggarakan Alfamidi di Bank Sampah Sakura, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini mendapat sambutan antusias sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.

    Pelatihan tersebut merupakan rangkaian program Kampung Merdeka Alfamidi yang menitikberatkan pada pembangunan lingkungan berkelanjutan. Para peserta dibekali pengetahuan dan praktik mengolah sampah organik rumah tangga, seperti sisa kulit buah dan sayuran, menjadi eco enzyme yang bernilai guna.

    Eco enzyme dikenal sebagai cairan multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, membersihkan lantai, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain ramah lingkungan, pengolahan ini juga dinilai efektif mengurangi volume sampah organik yang biasanya berakhir di tempat pembuangan akhir.

    Selain praktik langsung, peserta mendapatkan edukasi mengenai manfaat eco enzyme dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan. Pegiat lingkungan Tri Sugiarti atau yang akrab disapa Menik hadir sebagai fasilitator, membimbing proses pembuatan sekaligus mendorong peserta untuk mulai mengelola sampah organik dari lingkungan rumah masing-masing.

    “Cara membuat eco enzyme cukup sederhana dan bahannya mudah didapat. Selain membantu mengurangi sampah, hasilnya bisa dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Menik.

    Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus wadah berbagi pengalaman dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

    “Melalui program Kampung Merdeka Alfamidi, kami ingin mengajak masyarakat melihat sampah organik sebagai sesuatu yang memiliki nilai. Dengan pengolahan yang sederhana, sampah dapat dimanfaatkan kembali dan memberi dampak positif bagi lingkungan,” ujar Retriantina.

    Salah satu peserta pelatihan, Fatur, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan pembuatan eco enzyme dari sisa buah tidak hanya menarik, tetapi juga aplikatif.

    “Kegiatannya seru dan bermanfaat. Ke depan, saya ingin menerapkannya bersama teman-teman karang taruna,” katanya.

    Ke depannya, Alfamidi berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi lingkungan serupa dengan menggandeng komunitas lokal sebagai mitra utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

    Alfamidi Bank sampah Komunitas Lingkungan masyarakat pelatihan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    NEWS 18 Juni 2026

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Menyambut SPMB 2026 PMII Cabang Cilegon Mendesak Sinergi Dindikbud, APIP dan APH dalam Menjamin SPMB Bersih di Kota Cilegon

    Nelayan di Pandeglang Keluhkan Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    Recent Post

    DPRD Kota Serang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Cegah Praktik Curang

    18 Juni 2026

    Komisi I DPRD Puji Kinerja Kepala Diskominfo Banten Beni Ismail, Riyan Hidayat Beri Catatan

    18 Juni 2026

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    18 Juni 2026

    GMPK: Ruang Akademik Harus Tetap Menjadi Tempat Berpikir, Bukan Melampiaskan Emosi

    17 Juni 2026

    Sudah Dipecat PDIP, Pengamat Ingatkan Jokowi Fokus ke PSI Jangan Main Api

    17 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.