Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Wayang Golek Banten: Seni Tradisional yang Mulai Tergerus Zaman

    Wayang Golek Banten: Seni Tradisional yang Mulai Tergerus Zaman

    Sae22 Januari 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Ada yang bilang, budaya itu seperti cermin identitas suatu bangsa. Tapi, gimana jadinya kalau cermin itu mulai pudar, bahkan hampir retak? Salah satu warisan budaya yang kini mulai “hilang dari radar” adalah Wayang Golek khas Banten.

    Seni ini pernah jadi primadona hiburan rakyat. Tapi, di tengah gempuran budaya modern dan teknologi, keberadaannya semakin tersingkir.

    Ngomongin Wayang Golek tuh nggak cuma soal boneka kayu yang bisa gerak-gerak. Di balik tarian dan ceritanya, ada sejarah panjang, nilai-nilai, dan filosofi yang kaya banget. Sayangnya, makin ke sini, makin jarang yang peduli.

    Bahkan, generasi muda pun mungkin lebih kenal drama Korea daripada tokoh-tokoh Wayang Golek seperti Semar atau Cepot.

    Seni Wayang Golek di Banten

    Banten punya sejarah panjang dengan Wayang Golek. Seni tradisional ini berkembang sejak zaman Kesultanan Banten, dan nggak cuma jadi hiburan, tapi juga alat dakwah.

    Cerita yang dibawakan biasanya mengangkat kisah-kisah epik dari Ramayana atau Mahabharata, dibalut dengan pesan moral yang relatable banget untuk kehidupan sehari-hari.

    Wayang ini dimainkan oleh dalang yang nggak cuma pinter memainkan boneka, tapi juga harus piawai menyampaikan cerita dan pesan secara menghibur. Ditambah lagi, ada iringan gamelan khas Banten yang bikin suasana pertunjukan jadi makin hidup.

    Tapi, sayangnya, semua keindahan ini sekarang seperti tinggal kenangan, karena jarang banget ada pertunjukan Wayang Golek yang diadakan secara rutin.

    Tergerus Zaman

    Faktanya, Wayang Golek Banten mulai terpinggirkan. Ada banyak alasan, mulai dari minimnya regenerasi dalang, kurangnya perhatian dari pemerintah, hingga kalah saing dengan hiburan modern seperti konser musik atau platform streaming.

    Padahal, seni ini punya potensi besar untuk dipertahankan, bahkan bisa jadi daya tarik wisata budaya kalau dikelola dengan baik.

    Generasi muda juga punya peran penting, tapi sayangnya, nggak semua tertarik. Pola pikir “seni tradisional itu kuno” masih jadi stigma yang susah dihapus.

    Padahal, kalau dipikir-pikir, budaya ini bisa aja diangkat ke platform digital, misalnya lewat media sosial atau film animasi, biar lebih relevan dengan zaman sekarang.

    Apa yang Bisa Kita Lakukan?

    Nah, buat kamu yang masih peduli sama budaya, yuk mulai dari hal kecil. Misalnya, datang ke pertunjukan Wayang Golek kalau ada event di daerahmu. Kamu juga bisa bantu promosiin seni ini lewat media sosial.

    Kalau punya ide kreatif, kenapa nggak coba bikin konten edukasi tentang Wayang Golek? Bisa lewat video pendek, infografis, atau bahkan kolaborasi sama komunitas seni.

    Buat pemerintah dan pihak terkait, penting banget untuk serius melestarikan Wayang Golek. Mulai dari mengadakan pelatihan dalang muda, mendukung event budaya, hingga memfasilitasi pengenalan seni ini ke sekolah-sekolah.

    Kolaborasi antara masyarakat, komunitas seni, dan pemerintah bakal jadi kunci utama buat menghidupkan kembali seni tradisional ini.

    Wayang Golek Banten bukan sekadar seni pertunjukan, tapi bagian dari identitas budaya yang nggak boleh hilang begitu aja. Kalau kita nggak bergerak dari sekarang, generasi mendatang mungkin cuma bisa dengar cerita tentang seni ini tanpa pernah melihat langsung keindahannya.

    Jadi, yuk bareng-bareng jaga warisan budaya kita, karena budaya adalah jiwa bangsa.

    Wayang Golek Banten, seni tradisional penuh sejarah dan filosofi, kini tergerus zaman. Yuk, lestarikan warisan budaya ini bersama.***

    Kesultanan Banten Tradisi Wayang Golek

    Related Posts

    NEWS

    Sempat Vakum Dilanda Pandemi, Festival Kaibon 2025 Kembali Digelar Demi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

    25 Oktober 2025
    NEWS

    Peran Sunan Gunung Jati Terhadap Islamisasi di Banten

    23 April 2025
    NEWS

    Tradisi dan Budaya Banten Zaman Kesultanan yang Masih Hidup Hingga Kini

    21 April 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    KAMPUS 18 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    Terpilih Secara Aklamasi, Syamsul Rizal Djahidi Resmi Nahkodai KONI Kabupaten Serang Periode 2026-2030

    Recent Post

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026

    Gagal Kuasai Apartemen Regatta, Upaya PKPU Buyung Gunawan Ditolak Hakim

    19 Mei 2026

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    18 Mei 2026

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    17 Mei 2026

    Polisi Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.