Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Peluang Kota Serang Jadi Lokasi PSEL Capai 90 persen, Legislatif Beri Catatan ke DLH

    05 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Tinjau Tiga RTLH di Kecamatan Walantaka dan Curug

    05 Desember, 2025

    Tangkap, Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing

    05 Desember, 2025

    Polda Banten Bongkar 10 Kasus Tambang Ilegal di Tiga Wilayah, 8 Tersangka Diamankan

    04 Desember, 2025
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Syahrial Iqbal, Penyuluh Agama Kramatwatu yang Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat dari Akar Rumput
    ARTIKEL

    Syahrial Iqbal, Penyuluh Agama Kramatwatu yang Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat dari Akar Rumput

    Oleh Sae20 Juni, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Di tengah arus perubahan zaman yang semakin cepat, sosok penyuluh agama perlahan mengambil peran yang lebih luas dari sekadar menyampaikan ceramah keagamaan. Mereka tidak hanya hadir di tengah umat untuk mengingatkan soal akhlak dan ibadah, tetapi juga mulai bergerak menyentuh sisi kehidupan yang lebih konkret yaitu ekonomi masyarakat. 

    Dengan pendekatan yang membumi dan kedekatan emosional dengan masyarakat, penyuluh agama muncul sebagai aktor perubahan sosial yang kuat, terutama di tingkat akar rumput.

    Hal itu seperti yang dilakukan Syahrial Iqbal yang tampil sebagai sosok penyuluh agama Islam Kecamatan Kramatwatu yang tidak hanya berceramah, tapi juga bertindak nyata. Berkat dedikasinya dalam menggerakkan zakat, menghidupkan wakaf produktif, dan mendampingi UMKM meraih sertifikasi halal, ia sukses meraih Juara 1 Penyuluh Agama Islam Award 2025 tingkat Kanwil Kemenag Banten untuk kategori Pemberdayaan Ekonomi Umat.

    Bagi Syahrial, dakwah bukan sekadar kata-kata tapi aksi nyata yang menjawab kebutuhan umat. Ia percaya bahwa ketahanan keluarga tak cukup dibangun di atas nilai spiritual, tapi juga harus ditopang dengan kekuatan ekonomi.

    “Kalau mau umat kuat, mulai dari keluarga. Dan kalau mau keluarga kokoh, ekonomi harus berdaya,” kata Syahrial Iqbal.

    Peran ini menjadi semakin penting di tengah ketimpangan ekonomi yang terasa usai pandemi. Banyak keluarga yang kehilangan sumber pendapatan, UMKM yang gulung tikar, dan komunitas lokal yang kesulitan bangkit. Dalam kondisi seperti ini, penyuluh agama hadir bukan hanya untuk memberikan ketenangan spiritual, tapi juga semangat kemandirian ekonomi. Mereka mendorong masyarakat agar tidak hanya bertahan secara iman, tetapi juga mampu bertahan secara finansial.

    Fenomena ini mulai tampak di berbagai daerah. Para penyuluh agama menginisiasi kegiatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Mereka memfasilitasi pelatihan keterampilan, mendorong terbentuknya koperasi berbasis masjid, hingga menjadi jembatan antara pelaku usaha kecil dengan lembaga keuangan syariah atau instansi pemerintah. Yang dilakukan bukan sekadar program temporer, tetapi upaya panjang yang dibangun di atas nilai-nilai Islam seperti kejujuran, kerja keras, dan tolong-menolong.

    Salah satu contoh yang menarik datang dari desa kecil di pinggiran kota, di mana sekelompok ibu-ibu pengajian diberdayakan oleh penyuluh agama untuk memproduksi makanan ringan dan minuman herbal. Dari kegiatan rutin pengajian, mereka beralih menambah aktivitas produktif yang menghasilkan pendapatan. Produk mereka kini dikemas lebih rapi, dipasarkan secara daring, dan mulai menarik minat pembeli dari luar daerah. Proses pendampingan ini tak hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga membangkitkan rasa percaya diri dan solidaritas sosial di kalangan ibu-ibu rumah tangga.

    Meski langkah ini menjanjikan, tantangan tetap ada. Penyuluh agama seringkali harus bekerja dengan sumber daya yang terbatas. Tidak semua dari mereka mendapatkan pelatihan kewirausahaan atau dukungan teknologi. Namun justru karena kedekatan mereka dengan masyarakat, penyuluh agama memiliki kekuatan yang tidak dimiliki banyak pihak: mereka dipercaya, mereka didengarkan.

    Untuk memperkuat peran ini, dibutuhkan dukungan lintas sektor. Pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi bisa terlibat lebih jauh dalam membangun kapasitas para penyuluh. Kolaborasi ini akan membuka jalan agar upaya ekonomi umat dari bawah bisa lebih terstruktur dan berkelanjutan. Bila digerakkan bersama, penyuluh agama bisa menjadi penghubung antara nilai dan aksi, antara dakwah dan kemandirian.

    Kini, kita menyaksikan wajah baru penyuluh agama. Mereka bukan hanya pembimbing spiritual, tetapi juga penggerak sosial dan ekonomi. Dari mimbar ke pasar, dari khutbah ke koperasi, dari ceramah ke UMKM, mereka hadir sebagai energi perubahan yang berakar pada iman dan bergerak menuju kemajuan.

    Penyuluh agama kini turut membangkitkan ekonomi umat lewat koperasi, UMKM, dan pemberdayaan komunitas dari akar rumput.***

    Ekonomi Umat Penyuluh Agama UMKM
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    PMII Piksi Input Serang Gelar Open Donasi untuk Korban Bencana Alam Sumatra di Lampu Merah PCI Cilegon

    NEWS 01 Desember, 2025

    Seminar Career Branding di MA Sulamul Falah Panimbang Dorong Pelajar Siapkan Masa Depan Sejak Dini

    Gubernur Banten Dinilai Tidak Tegas: Kemacetan dan Polusi Bojonegara-Pulo Ampel Kian Mengkhawatirkan

    PWNU Banten Serukan Islah Terkait Polemik di PBNU

    Konferancab GP Ansor Ciomas 2025 Hasilkan Ketua Baru, Muhammad Ajid Terpilih Aklamasi

    Recent Post

    Galangan Kapal Modern Arjaya Berkah Marine Jadi Magnet Baru Industri Maritim di Banten

    04 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Datangi Rumah Warga yang Atapnya Roboh

    04 Desember, 2025

    Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    04 Desember, 2025

    Ketua TP-PKK Kota Serang Arfina Rustandi Sabet Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025

    04 Desember, 2025

    1.600 RTLH di Kota Serang Akan Diperbaiki Lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2026

    03 Desember, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.