BANTENCORNER.COM – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Tanjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang pada 10 Juli 2025. Para mahasiswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) setempat, memberikan dukungan langsung kepada tenaga kesehatan dan masyarakat.

Di Balai Desa Tanjung Teja, mahasiswa tak hanya membantu proses penimbangan dan pengukuran balita, serta pendistribusian vitamin, tetapi juga berperan aktif dalam pencatatan data kesehatan. Lebih jauh lagi, mereka memberikan edukasi kesehatan kepada para ibu, menekankan pentingnya gizi seimbang, pola asuh anak yang tepat, dan upaya pencegahan stunting.

Inisiatif ini dinilai sangat penting mengingat stunting masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diatasi secara serius di Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami karena dapat langsung terlibat dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Kami berharap kehadiran kami bisa memberi manfaat dan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya Posyandu,” jelas vidya, salah satu mahasiswa KKM kepada media.

Kegiatan Posyandu di Desa Tanjung Teja berjalan lancar berkat kolaborasi yang erat antara mahasiswa KKM, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu. Tim Posyandu terdiri dari Bidan Riska Alawian dan kader-kader: Aisyah, Badriah, Aniyah, Juleha, dan Suhartini. Kerja sama ini menunjukkan sinergi positif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang kesehatan.

Bidan Riska Alawian menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan mahasiswa KKM, yang sangat membantu kelancaran Posyandu dan mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa.

“Partisipasi aktif mahasiswa ini sangat membantu kelancaran kegiatan Posyandu dan memperkuat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi desa-desa lain untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi ibu dan anak,” ujarnya.

Sebagai Informasi, Pos Pelayanan Terpadu tersebut, dipimpin oleh bidan dan kader-kader yang bertugas, diantaranya:

1. Riska Alawian (Bidan)

2. Aisyah (Kader)

3. Badriah (Kader)

4. Aniyah (Kader)

5. Juleha (Kader)

6. Suhartini (Kader)

Di sisi lain, Ayulia, salah-satu anggota KKM juga ikut mengungkapkan rasa optimismenya bahwa keterlibatan mereka di Posyandu akan berdampak positif pada kesehatan ibu dan anak di desa tersebut.

“Kami berharap kehadiran kami di Posyandu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak,” tutup Ayulia.***

Leave A Reply

Exit mobile version