Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Serang Resmi Dibuka, Ini Syaratnya!

    20 Februari, 2026

    Kodim Lebak Bangun Kemitraan dengan Pers

    19 Februari, 2026

    Sinergi Media dan Kodim 0601 Pandeglang Untuk Berita Positif

    19 Februari, 2026

    Hasil Reses DPRD Kota Serang, Jalan Rusak dan PJU Jadi Sorotan Utama Warga

    18 Februari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM Universitas Bina Bangsa Kenalkan Makna Batik Cikadu dan Konservasi Badak Jawa kepada Siswa SDN Tanjungjaya 2
    KAMPUS

    KKM Universitas Bina Bangsa Kenalkan Makna Batik Cikadu dan Konservasi Badak Jawa kepada Siswa SDN Tanjungjaya 2

    By Rizki Mubarok04 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM– Dalam upaya menanamkan rasa bangga terhadap budaya daerah sejak usia dini, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa menggelar kegiatan edukatif di SDN Tanjungjaya 2 pada Kamis, 24 Juli 2025.

    Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 4 SDN Tanjungjaya 2 dan berfokus pada pengenalan makna batik Cikadu, khususnya motif batik bercula satu, serta edukasi mengenai konservasi badak Jawa. 

    Inisiatif ini muncul dari kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal di tengah gempuran informasi dan budaya asing. Kurangnya ekspos terhadap kekayaan budaya sendiri seringkali membuat siswa lebih akrab dengan budaya luar. Oleh karena itu, KKM Universitas Bina Bangsa berupaya mengisi kekosongan ini dengan memperkenalkan makna dan filosofi di balik motif batik bercula satu.

    Dengan pengenalan ini, diharapkan siswa dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap budaya lokal, menyadari kekayaan budaya yang ada di lingkungan mereka, serta tertarik untuk melestarikan dan memperkenalkan batik Cikadu kepada orang lain.

    “Kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan sebuah kain batik, melainkan juga membuka wawasan bahwa dalam setiap motif batik, tersimpan nilai sejarah, identitas daerah, serta ajakan untuk menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati. Seperti pentingnya melindungi badak Jawa sebagai simbol dari motif tersebut,” jelas salah satu anggota bidang sosial budaya yang tidak ingin disebutkan namanya.

     

    Dalam sesi tersebut, siswa juga diajak mengenal badak bercula satu yang menjadi ikon batik Cikadu. Para mahasiswa menjelaskan bahwa badak bercula satu merupakan hewan yang terancam punah dan mengenalkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai tempat konservasi, perlindungan, dan pelestarian badak Jawa, beserta seluruh ekosistem dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

    Untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan, siswa diajarkan menggambar badak sambil bernyanyi. Metode interaktif ini diharapkan membuat anak-anak lebih mudah mengingat materi dan terdorong untuk ikut melestarikan budaya serta lingkungan.***

    Edukasi KKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Himapikani Wilayah II Soroti Sungai Cisadane Tangerang Selatan Tercemar Pestisida, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    NEWS 18 Februari, 2026

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    Resmi Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah: Selamat Raker, Susunlah Program Berprestasi

    Hadiri Raker KONI Kabupaten Serang, Ketua KONI Banten Agus Rasyid: Mudah-mudahan ini Menghasilkan yang Terbaik

    Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema Sinergi Menuju Prestasi Porprov VII Banten 2026

    Recent Post

    Himapikani Wilayah II Soroti Sungai Cisadane Tangerang Selatan Tercemar Pestisida, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    18 Februari, 2026

    Hadiri Raker KONI Kabupaten Serang, Ketua KONI Banten Agus Rasyid: Mudah-mudahan ini Menghasilkan yang Terbaik

    16 Februari, 2026

    Resmi Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah: Selamat Raker, Susunlah Program Berprestasi

    16 Februari, 2026

    Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema Sinergi Menuju Prestasi Porprov VII Banten 2026

    16 Februari, 2026

    Regenerasi Kepemimpinan, PK Ipnu-Ippnu Uin Smh Banten Gelar Rapat Anggota Komisariat

    16 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.