Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pemprov Banten Raih Opini WTP ke 10 Secara Berturut-Turut

    25 Mei 2026

    Kasus Pasien BPJS Tipes Diduga Ditolak, RSUD Labuan Akui Hasil Lab Berbeda

    24 Mei 2026

    Nakes RSUD Labuan Geruduk Rumah Orangtua Pasien BPJS yang Ditolak Rawat Inap, Keluarga Pasien Bingung

    24 Mei 2026

    RSUD Labuan Tolak Rawat Peserta BPJS PPU Penderita Tipes, Padahal Kondisinya Kritis

    24 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM Universitas Bina Bangsa Kenalkan Makna Batik Cikadu dan Konservasi Badak Jawa kepada Siswa SDN Tanjungjaya 2

    KKM Universitas Bina Bangsa Kenalkan Makna Batik Cikadu dan Konservasi Badak Jawa kepada Siswa SDN Tanjungjaya 2

    Rizki Mubarok4 Agustus 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM– Dalam upaya menanamkan rasa bangga terhadap budaya daerah sejak usia dini, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa menggelar kegiatan edukatif di SDN Tanjungjaya 2 pada Kamis, 24 Juli 2025.

    Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 4 SDN Tanjungjaya 2 dan berfokus pada pengenalan makna batik Cikadu, khususnya motif batik bercula satu, serta edukasi mengenai konservasi badak Jawa. 

    Inisiatif ini muncul dari kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal di tengah gempuran informasi dan budaya asing. Kurangnya ekspos terhadap kekayaan budaya sendiri seringkali membuat siswa lebih akrab dengan budaya luar. Oleh karena itu, KKM Universitas Bina Bangsa berupaya mengisi kekosongan ini dengan memperkenalkan makna dan filosofi di balik motif batik bercula satu.

    Dengan pengenalan ini, diharapkan siswa dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap budaya lokal, menyadari kekayaan budaya yang ada di lingkungan mereka, serta tertarik untuk melestarikan dan memperkenalkan batik Cikadu kepada orang lain.

    “Kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan sebuah kain batik, melainkan juga membuka wawasan bahwa dalam setiap motif batik, tersimpan nilai sejarah, identitas daerah, serta ajakan untuk menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati. Seperti pentingnya melindungi badak Jawa sebagai simbol dari motif tersebut,” jelas salah satu anggota bidang sosial budaya yang tidak ingin disebutkan namanya.

     

    Dalam sesi tersebut, siswa juga diajak mengenal badak bercula satu yang menjadi ikon batik Cikadu. Para mahasiswa menjelaskan bahwa badak bercula satu merupakan hewan yang terancam punah dan mengenalkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai tempat konservasi, perlindungan, dan pelestarian badak Jawa, beserta seluruh ekosistem dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

    Untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan, siswa diajarkan menggambar badak sambil bernyanyi. Metode interaktif ini diharapkan membuat anak-anak lebih mudah mengingat materi dan terdorong untuk ikut melestarikan budaya serta lingkungan.***

    Edukasi KKM UNIBA

    Related Posts

    KAMPUS

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026
    KAMPUS

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    18 Mei 2026
    NEWS

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    KAMPUS 20 Mei 2026

    LBH Ansor Banten Soroti Insiden Ojek Online yang Dilindas Mobil Polisi

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    KKN INAIS Gelar Seminar Ekonomi Islam di Desa Malasari

    KKM 36 Dorong Pemberdayaan UMKM Lokal sebagai Penggerak Ekonomi Desa Kertasana

    Recent Post

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.