BANTENCORNER.COM – Sebanyak 18 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 48 Universitas Primagraha memulai rangkaian pengabdian kepada masyarakat dengan melaksanakan koordinasi awal sekaligus menjalin kerja sama bersama Pemerintah Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi sebelum pelaksanaan berbagai program kerja di tengah masyarakat.
Koordinasi tersebut bertujuan untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan sekaligus menyamakan persepsi mengenai program-program yang akan dijalankan selama masa KKM. Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh kegiatan yang dirancang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.
Kehadiran mahasiswa KKM Universitas Primagraha disambut hangat oleh perangkat Kelurahan Banjar Agung. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan pembahasan mengenai kondisi wilayah, potensi daerah, serta berbagai persoalan yang dapat menjadi fokus pengabdian mahasiswa selama berada di lokasi KKM.
Momen koordinasi tersebut juga diabadikan melalui sesi foto bersama antara mahasiswa yang mengenakan jaket almamater Universitas Primagraha berwarna oranye dengan perangkat Kelurahan Banjar Agung. Kebersamaan tersebut menjadi simbol dimulainya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Kelurahan Banjar Agung merupakan salah satu dari delapan kelurahan di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten. Berlokasi di Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani Nomor 16, wilayah ini memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi.
Program Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar memahami dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.
Selain menjadi sarana pembelajaran, mahasiswa juga diharapkan mampu mengidentifikasi potensi maupun berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Hasil identifikasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program kerja yang inovatif, relevan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan KKM, mahasiswa Universitas Primagraha akan menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan potensi lokal. Seluruh kegiatan dirancang dengan melibatkan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Ketua Kelompok KKM 48 Universitas Primagraha, Santana. menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kelurahan Banjar Agung. Menurutnya, dukungan dari pemerintah setempat menjadi modal penting dalam menyukseskan seluruh program pengabdian yang akan dilaksanakan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Banjar Agung yang telah menerima dan menyambut baik kehadiran kami. Melalui program KKM ini, kami berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program yang bermanfaat, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan potensi lokal. Kami berharap setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah,” ujar Ketua Kelompok KKM 48 Universitas Primagraha.
Pemerintah Kelurahan Banjar Agung juga menyatakan kesiapan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa selama masa KKM. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat upaya pembangunan di lingkungan kelurahan.
Melalui semangat kolaborasi, kepedulian, dan pengabdian, mahasiswa KKM 48 Universitas Primagraha optimistis dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Banjar Agung. Sinergi yang dibangun sejak awal diharapkan tidak hanya menghasilkan program kerja yang bermanfaat, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.







