Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kasus Pasien BPJS Tipes Diduga Ditolak, RSUD Labuan Akui Hasil Lab Berbeda

    24 Mei 2026

    Nakes RSUD Labuan Geruduk Rumah Orangtua Pasien BPJS yang Ditolak Rawat Inap, Keluarga Pasien Bingung

    24 Mei 2026

    RSUD Labuan Tolak Rawat Peserta BPJS PPU Penderita Tipes, Padahal Kondisinya Kritis

    24 Mei 2026

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Sae17 Januari 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Banten, selain dikenal dengan sejarah panjang Kesultanannya, juga jadi destinasi wisata religi yang menarik. Salah satu tempat yang selalu ramai dikunjungi adalah Makam Sultan Maulana Hasanuddin.

    Sultan pertama Kesultanan Banten ini dikenal sebagai tokoh besar yang tidak hanya membawa kejayaan di bidang politik dan ekonomi, tapi juga menyebarkan ajaran Islam dengan damai.

    Makamnya kini menjadi tempat ziarah yang penuh makna bagi umat Islam, sekaligus saksi bisu perjalanan sejarah Kesultanan Banten.

    Suasana di makam ini selalu punya daya tarik tersendiri. Di tengah hiruk-pikuk modernitas, tempat ini menawarkan ketenangan dan kesempatan untuk merenung.

    Bagi sebagian orang, berziarah ke makam ini bukan cuma soal berdoa, tapi juga upaya untuk menyelami lebih dalam nilai-nilai yang ditinggalkan sang Sultan.

    Jadi, apa saja yang bikin tempat ini begitu istimewa? Yuk, kita telusuri sejarahnya dan ritual yang masih dijaga hingga sekarang!

    Sejarah Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Makam Sultan Maulana Hasanuddin terletak di kompleks Masjid Agung Banten, sebuah kawasan yang jadi pusat keagamaan dan pemerintahan Kesultanan Banten pada masanya.

    Sultan Maulana Hasanuddin sendiri adalah putra Sunan Gunung Jati, salah satu Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Jawa.

    Sebagai sultan pertama, beliau memimpin Kesultanan Banten dengan visi yang kuat, menjadikannya salah satu kerajaan Islam paling berpengaruh di Nusantara.

    Makam ini dibangun dengan gaya arsitektur yang kental dengan nuansa Islam, terlihat dari ukiran-ukiran kaligrafi dan desain yang megah namun sederhana.

    Kompleks makam juga dikelilingi oleh makam keluarga kerajaan, seperti makam Sultan Maulana Yusuf (putra Maulana Hasanuddin) dan tokoh-tokoh penting lainnya.

    Hal ini menunjukkan bagaimana tradisi kekeluargaan dan nilai spiritual sangat dijunjung tinggi oleh Kesultanan Banten.

    Ritual Keagamaan di Makam

    Setiap harinya, Makam Sultan Maulana Hasanuddin nggak pernah sepi dari pengunjung. Banyak peziarah datang dengan berbagai tujuan, mulai dari berdoa, meminta keberkahan, hingga sekadar mengenang jasa-jasa sang Sultan.

    Beberapa ritual keagamaan yang sering dilakukan di sini adalah pembacaan tahlil, zikir bersama, dan doa-doa khusus.

    Menariknya, suasana makam selalu terasa khusyuk meski ramai oleh peziarah. Di bulan-bulan tertentu, seperti Maulid Nabi atau saat menjelang Ramadan, jumlah peziarah meningkat drastis.

    Mereka datang tidak hanya dari Banten, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Di momen-momen ini, suasana makam benar-benar hidup dengan lantunan doa dan tradisi yang penuh khidmat.

    Makam sebagai Warisan Budaya

    Selain sebagai tempat ziarah, Makam Sultan Maulana Hasanuddin juga jadi bukti kekayaan sejarah dan budaya Nusantara. Tempat ini sering dikunjungi oleh pelajar, peneliti, hingga wisatawan yang ingin belajar lebih banyak tentang Kesultanan Banten.

    Kompleks makam juga menjadi salah satu ikon pariwisata religi yang dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat.

    Hal yang menarik, meskipun tempat ini punya nilai religius yang tinggi, suasana di sekitar makam terasa sangat ramah dan terbuka.

    Para juru kunci atau penjaga makam biasanya dengan senang hati bercerita tentang sejarah Kesultanan Banten, kehidupan Sultan Maulana Hasanuddin, dan makna di balik tradisi yang masih dijaga hingga hari ini.

    Makam Sultan Maulana Hasanuddin adalah tempat yang menyimpan sejarah panjang dan nilai spiritual yang mendalam. Berziarah ke sini bukan cuma soal mengenang masa lalu, tapi juga cara untuk memahami bagaimana Islam berkembang dengan damai di Nusantara.

    Buat kamu yang ingin merasakan suasana religi sekaligus menambah wawasan sejarah, tempat ini adalah pilihan yang tepat. Jadi, kapan kamu mau mengunjungi?

    Jelajahi sejarah Makam Sultan Maulana Hasanuddin di Banten, tempat religi penuh nilai spiritual dan tradisi yang masih dijaga hingga kini.***

    Banten Kesultanan Banten Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Related Posts

    NEWS

    IWO-I Se-Banten Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Pandeglang

    15 Maret 2026
    EKBIS

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret 2026
    NEWS

    Regenerasi Kepemimpinan, PK Ipnu-Ippnu Uin Smh Banten Gelar Rapat Anggota Komisariat

    16 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    KAMPUS 18 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    LBH Ansor Banten Soroti Insiden Ojek Online yang Dilindas Mobil Polisi

    IKAMABA Resmi Buka Program PKM, Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Baros

    Recent Post

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026

    Gagal Kuasai Apartemen Regatta, Upaya PKPU Buyung Gunawan Ditolak Hakim

    19 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.