BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 79 dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas administrasi di Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten pada Jum’at, 08 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKM yang bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan mahasiswa untuk membantu masyarakat.
Perlu diketahui, sejak Senin, 4 Juli 2025, mahasiswa KKM 79 UNIBA telah aktif mendukung aparatur desa dalam berbagai aspek pengelolaan administrasi. Fokus utama mereka adalah pembaruan data kependudukan, pendataan peserta BPJS Masyarakat, penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), serta pendataan untuk koperasi Merah Putih yang ada di Desa Gabus.
Kepala Desa Gabus, Pak Endang, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh mahasiswa KKM UNIBA. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini. Mereka tidak hanya membantu pekerjaan kami sehari-hari, tapi juga memberikan masukan agar pengelolaan administrasi desa bisa lebih tertib dan efisien,” ujarnya.
Ketua Kelompok KKM Desa Gabus, Ikko Alfaryzi, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan administrasi desa merupakan wujud pengabdian langsung kepada masyarakat, yang sejalan dengan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Dengan terlibat langsung dalam kegiatan pemerintahan desa, kami bisa belajar bagaimana administrasi publik dijalankan dan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Program KKM ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi pemerintahan desa dan warganya. Mahasiswa KKM 79 UNIBA berharap dapat meninggalkan sistem administrasi yang berkelanjutan dan efisien, sehingga Desa Gabus dapat terus berkembang dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Selama program KKM yang berlangsung hingga 1 Agustus 2025, mahasiswa UNIBA tidak hanya membantu dalam tugas-tugas administratif, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada perangkat desa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan aparatur desa dalam mengelola administrasi secara mandiri.***







