SERANG – Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Banten Mansur mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tidak memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah.
Politisi PKS itu menilai, BUMD harus memberikan nilai manfaat dalam bentuk memberikan pendapatan asli daerah (PAD) hingga layanan kepada masyarakat di tanah jawara.
“BUMD ini harus diperbaiki semuanya kinerjanya, kemudian manajemennya, bagaimanapun BUMD ini harus bisa memberikan kontribusi terhadap pemerintah. Kontribusi ini pertama bisa dalam bentuk PAD, bisa juga dalam bentuk pelayanan kepada warga masyarakat yang ada di Banten,” ujarnya di gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (19/8/2025).
Menurutnya, jika BUMD terus merugi lebih baik dibubarkan. “Kalau BUMD itu rugi dari sisi usahanya dan justru akan merepotkan pemerintah daerah lebih baik dibubarkan saja, suntik mati,” katanya.
Lebih lanjut, Mansur memberikan contoh di antara BUMD yang dalam kinerja positif salah satunya dimiliki Bank Banten. Dia bilang, Bank plat merah itu kedepan akan memberikan sumbangsih kontribusi terhadap PAD.
“Bank Banten contohnya ada fungsinya karena sebuah Pemda harus punya bank daerah, pelayanan keuangan sekarang sudah ada profit, sedikit demi sedikit mudah-mudahan nanti akan jadi besar dan kedepan bisa memberikan PAD. Jika BUMD-BUMD yang lainnya fungsinya apa?, misal pelayanan ke masyarakat dalam bentuk apa untung juga ngga ya ngapain dipertahankan,” tandasnya.







