Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Lawan Hoaks, Pemprov Banten dan ICN Perkuat Literasi Digital

    9 September 2026

    Investasi Diproyeksi Hampir Rp1 Triliun, Dua Aset Banten Dibidik Investor

    9 September 2026

    KKM 79 UNIBA Hadirkan Gema Literasi dan Pembinaan Keagamaan Anak di Desa Sukadaya

    9 September 2026

    KKM UNIBA Kelompok 78 Gelar Loka Karya, Sampaikan Hasil Program Kerja di Desa Sumurbandung

    9 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»HUKRIM»LBH Ansor Banten Soroti Insiden Ojek Online yang Dilindas Mobil Polisi

    LBH Ansor Banten Soroti Insiden Ojek Online yang Dilindas Mobil Polisi

    Imam Tantowi29 Agustus 20253 Mins Read HUKRIM
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Insiden ojek online yang dilindas mobil polisi pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Jakarta Pusat kembali menampar nurani publik.

    Peristiwa ini tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga memperlihatkan wajah bengis aparat yang semestinya menjadi pengayom rakyat.

    LBH Ansor Banten pun angkat bicara dengan suara lantang, menegaskan bahwa hukum tanpa nurani hanyalah alat penindasan.

    Mulhat, S.H, M.H, Sekretaris LBH Ansor Banten, menyampaikan pernyataan keras

    “Hukum sejatinya hadir untuk melindungi, bukan melukai. Menegakan hukum tanpa kemanusiaan, hanya akan meninggalkan luka, bukan keadilan.”ungkapnya.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa tindakan aparat yang melindas warga sipil jelas merupakan bentuk arogansi kekuasaan yang tak bisa ditolerir.

    LBH Ansor Banten menilai insiden ini sebagai bukti nyata bahwa sebagian aparat masih gagal memahami makna sejati penegakan hukum. Polisi seharusnya bertugas melindungi masyarakat, bukan justru menjadi mesin penakut dan perusak nyawa rakyat kecil.

    Menurut LBH Ansor, insiden ini tidak bisa dipandang sebagai peristiwa biasa. Ini adalah alarm keras bahwa ada yang sangat salah dalam kultur aparat kepolisian. Melindas rakyat, apalagi seorang pekerja ojek online seperti almarhum Affan Kurniawan yang mencari nafkah halal, adalah tindakan biadab yang tak bisa ditutupi dengan alasan apa pun.

    Masyarakat, kata Mulhat, sudah muak dengan sikap represif dan brutalitas yang kerap dipertontonkan aparat. Jika dibiarkan, luka kepercayaan rakyat terhadap kepolisian akan semakin dalam, bahkan bisa jadi tidak akan pernah pulih kembali.

    LBH Ansor Banten mendesak agar Kapolri dan jajaran Mabes Polri segera turun tangan, bukan sekadar memberi klarifikasi normatif. Aparat yang bersalah harus diadili seadil-adilnya, diproses secara hukum, dan diberi sanksi berat. Jangan sampai ada kesan hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

    “Kalau aparat bisa seenaknya melindas rakyat, lalu siapa yang akan menjamin keselamatan kita? Jangan-jangan nyawa manusia dianggap remeh, seolah hanya kerikil di jalan yang bisa diinjak tanpa rasa bersalah,” tegas Mulhat dengan nada geram.

    LBH Ansor Banten juga mengingatkan, kasus seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Berkali-kali publik disuguhi aksi brutal aparat di jalanan. Sudah terlalu sering nyawa rakyat melayang hanya karena kesewenang-wenangan penegak hukum.

    Lebih jauh, LBH Ansor menegaskan bahwa aparat yang kehilangan sisi kemanusiaannya sejatinya telah mengkhianati sumpah jabatannya. Polisi bukan tentara penjajah. Polisi adalah pengayom rakyat. Maka, tindakan melindas ojek online adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai dasar kepolisian itu sendiri.

    “Kalau hukum hanya jadi tameng bagi aparat untuk berlaku semena-mena, maka rakyatlah yang akan menjadi korban terus-menerus. Negara harus sadar, legitimasi hukum lahir dari rasa keadilan rakyat, bukan dari arogansi bersenjata,” ujar Mulhat lagi.

    Sebagai bentuk solidaritas dan duka mendalam, Ansor Banten mendoakan almarhum Affan Kurniawan agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa ini juga menjadi pengingat bahwa nyawa rakyat tidak bisa dianggap murah dan tidak boleh lagi dikorbankan oleh kesewenang-wenangan aparat.

    LBH Ansor Banten mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, organisasi, dan aktivis hukum untuk bersatu melawan praktik brutalitas ini. Diam terhadap ketidakadilan berarti membiarkan kejahatan berulang. Tidak ada tempat bagi polisi bengis dalam sistem hukum yang sehat. Insiden ini harus menjadi titik balik aparat harus kembali ke jati dirinya sebagai pelindung rakyat, bukan algojo di jalanan.

    Ansor Lbh Polisi Rakyat Represif
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Recent Post

    Dorong Budaya Literasi, Mahasiswa KKM 63 UNIBA Helat Gelaran Membaca di Desa Pulo Panjang

    9 September 2026

    14 Unit RTLH dan Sembako Disalurkan Arif Rahman untuk Warga Baduy di Tengah Ancaman Krisis Pangan ​

    9 September 2026

    Gelar Rakerda, Karang Taruna Kab Serang Tegaskan Siap Sukseskan Semua Kebijakan Pemerintah

    8 September 2026

    Doli Sebut Ada Poros Solo dan Cikeas, Projo: Kami Hanya Bersiap, Bukan Bentuk Poros

    8 September 2026

    Ada Jokowi, Keuceran Mande Macan Guling Bakal Dihadiri Ribuan Pendekar

    7 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.