BANTENCORNER.COM – Gerakan Pemuda Ansor Banten mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum muda, untuk terus menjaga suasana damai dalam setiap aksi menyampaikan pendapat di muka umum. Bagi Ansor, aspirasi yang disampaikan dengan cara santun dan tanpa kekerasan justru akan lebih bermakna serta mudah diterima.
Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Namun, hak tersebut perlu diiringi dengan tanggung jawab agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.
“Kita tentu boleh menyampaikan pendapat, karena itu hak kita bersama. Tetapi mari kita lakukan dengan cara yang elegan dan damai, tanpa merusak fasilitas umum yang justru menjadi kebutuhan kita sehari-hari,” ujarnya dengan penuh keteduhan.
Ia menjelaskan, fasilitas publik seperti jalan, jembatan, lampu penerangan, hingga kantor pemerintah adalah hasil jerih payah bersama. Jika sampai dirusak, maka masyarakat sendiri yang paling merasakan dampaknya.
“Kalau kita jaga bersama, maka manfaatnya akan terus dirasakan. Tetapi kalau dirusak, justru kita yang rugi. Karena itu, marilah kita beraksi dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menurut TB Adam, aksi damai bukan hanya menjaga ketertiban, melainkan juga memperkuat substansi dari aspirasi yang ingin disampaikan.
“Suara yang datang dengan ketenangan dan akhlak yang baik, insyaAllah lebih mudah diterima oleh para pemangku kebijakan. Sebaliknya, jika dilakukan dengan amarah, bisa saja pesan utamanya justru hilang,” jelasnya.
Ansor Banten juga berpesan kepada aparat keamanan agar senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya aksi. Hubungan baik antara masyarakat dan aparat, menurutnya, akan menjadi fondasi terciptanya suasana kondusif.
“Aparat harus Humanis, Demonstran juga jangan anarkis,” ungkapnya.
Lebih jauh, TB Adam mengingatkan bahwa generasi muda perlu menjadi teladan dalam menjaga ruang demokrasi. Aspirasi harus disuarakan dengan bijak, tanpa merusak nilai persaudaraan sesama anak bangsa.
“Kita ingin demokrasi tumbuh sehat di negeri ini. Bukan demokrasi yang diwarnai dengan kekerasan, melainkan demokrasi yang memberi ruang bagi semua untuk didengar,” ucapnya.
Ansor Banten pun mengajak seluruh elemen, mulai dari mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga aktivis, untuk menjadikan demonstrasi sebagai sarana pendidikan politik yang santun dan beradab.
“Marilah kita bersama-sama menjaga negeri ini dengan hati yang tenang. Sampaikan pendapat dengan cara yang baik, agar perjuangan yang kita lakukan benar-benar memberi manfaat dan membawa keberkahan,” pungkas TB Adam.
