Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Peluang Kota Serang Jadi Lokasi PSEL Capai 90 persen, Legislatif Beri Catatan ke DLH

    05 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Tinjau Tiga RTLH di Kecamatan Walantaka dan Curug

    05 Desember, 2025

    Tangkap, Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing

    05 Desember, 2025

    Polda Banten Bongkar 10 Kasus Tambang Ilegal di Tiga Wilayah, 8 Tersangka Diamankan

    04 Desember, 2025
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Deden Zaenul Farhan Tegaskan Konsistensi Pesantren dalam Menjaga Bangsa
    NEWS

    Deden Zaenul Farhan Tegaskan Konsistensi Pesantren dalam Menjaga Bangsa

    Oleh Imam Tantowi01 September, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Menyikapi dinamika sosial terkini yang ditandai dengan maraknya aksi demonstrasi di beberapa daerah, Kyai Deden Zaenul Farhan, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al Farhan Cipanas, menekankan pentingnya pendidikan demokrasi, kedamaian, dan nasionalisme bagi santri.

    Pernyataan ini muncul seiring penerapan kebijakan Learn from Home (LFH) di beberapa sekolah sebagai langkah antisipasi dari potensi kerusuhan.

    Menurut Kyai Deden Zaenul Farhan, LFH sejatinya merupakan kebijakan yang bijak untuk menjaga keselamatan peserta didik. Namun, ia memberi catatan penting bahwa kebijakan ini bisa menimbulkan tafsir keliru jika santri menyimpulkan LFH semata-mata akibat aksi demo.

    “Guru dan pengasuh pesantren harus bisa memanfaatkan momen ini untuk menanamkan pendidikan demokrasi dan nasionalisme. Jangan sampai santri salah kaprah, lalu menganggap demo itu identik dengan kerusuhan,” ujarnya, pada Senin, 1 September 2025.

    Ia menekankan, santri agar dibimbing memahami perbedaan antara demonstrasi yang damai dan kerusuhan yang merugikan masyarakat. Pertanyaan kritis seperti apakah nyaman hidup dalam kekerasan, siapa yang dirugikan, dan dampak kerusuhan terhadap cita-cita bangsa menjadi bagian dari pendidikan karakter.

    Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang tersebar di ruang publik adalah benar.

    “Santri harus bisa memilah mana fakta dan mana hoaks, agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menyesatkan,” jelasnya.

    Lebih jauh, Ia menekankan bahwa mimpi besar Indonesia hanya bisa tercapai jika generasi muda tumbuh dengan jiwa nasionalisme dan kedamaian.

    “Kekerasan dan kerusuhan justru akan menghambat cita-cita bangsa,” tegasnya.

    Ia menekankan pentingnya santri memahami bahwa menyampaikan kebenaran berbeda jauh dengan menyebarkan kekerasan. Demonstrasi adalah bagian dari demokrasi, namun akan kehilangan maknanya jika ditunggangi anarkisme.

    Santri, menurutnya, harus diyakinkan bahwa kedamaian adalah jalan indah menuju masa depan yang cerah. Kekerasan tidak akan memberi ruang bagi lahirnya harapan dan cita-cita bangsa.

    Sejak dulu menanamkan jiwa nasionalisme pada santri. Nilai cinta tanah air, kepedulian terhadap bangsa, dan kedamaian telah tertanam kuat, menjadi fondasi untuk membentuk karakter generasi muda yang kritis, bijaksana, dan bertanggung jawab.

    “Pondok pesantren bukan hanya mendidik soal ilmu agama, tapi juga soal menjaga bangsa. Tradisi menanamkan nasionalisme sejak dulu ini harus terus diwariskan, termasuk dalam menghadapi dinamika sosial sekarang,” ujarnya.

    Ia mengajak guru dan pengasuh memanfaatkan kebijakan LFH bukan hanya sebagai aspek teknis, tetapi sebagai peluang mendidik karakter santri.

    “Dengan begitu, santri dapat memahami demokrasi, menolak kekerasan, dan tetap menumbuhkan rasa cinta tanah air,” Tukasnya.

    Di akhir pernyataannya, Kyai Deden Farhan menegaskan bahwa generasi muda adalah penerus bangsa.

    “Jika santri tumbuh dengan keyakinan bahwa kedamaian dan nasionalisme adalah jalan, maka Indonesia akan selalu memiliki harapan besar untuk masa depannya,” pungkasnya.

    Demokrasi Demonstrasi Dinamika Nasionalisme Pesantren
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    NCW Laporkan Mantan Kajari Enrekang ke Jamwas Kejagung Terkait Dugaan Pemerasan Rp 2 Miliar

    HUKRIM 28 November, 2025

    PMII Piksi Input Serang Gelar Open Donasi untuk Korban Bencana Alam Sumatra di Lampu Merah PCI Cilegon

    Seminar Career Branding di MA Sulamul Falah Panimbang Dorong Pelajar Siapkan Masa Depan Sejak Dini

    Gubernur Banten Dinilai Tidak Tegas: Kemacetan dan Polusi Bojonegara-Pulo Ampel Kian Mengkhawatirkan

    PWNU Banten Serukan Islah Terkait Polemik di PBNU

    Recent Post

    Galangan Kapal Modern Arjaya Berkah Marine Jadi Magnet Baru Industri Maritim di Banten

    04 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Datangi Rumah Warga yang Atapnya Roboh

    04 Desember, 2025

    Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    04 Desember, 2025

    Ketua TP-PKK Kota Serang Arfina Rustandi Sabet Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025

    04 Desember, 2025

    1.600 RTLH di Kota Serang Akan Diperbaiki Lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2026

    03 Desember, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.