Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Rayakan HUT ke-14, Pensiunan Karyawan Krakatau Steel Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 60 Anak

    20 Juni 2026

    Nama di Surat Sony Sonjaya Hanya Calon Saksi, Bukan Pihak yang Terlibat Korupsi

    19 Juni 2026

    DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Infrastruktur Dasar dan Fasilitas Pelayanan Publik

    19 Juni 2026

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    19 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM 36 Gelar Edukasi Stop Bullying di SD Kertasana 1 Pandeglang

    Mahasiswa KKM 36 Gelar Edukasi Stop Bullying di SD Kertasana 1 Pandeglang

    Rizki Mubarok3 September 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 36 menggelar kegiatan edukasi bertema “Stop Bullying” di SD Negeri Kertasana 1, Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Selasa, 5 Agustus 2025.

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa sejak dini mengenai dampak buruk perundungan di lingkungan sekolah.

    Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan para siswa dalam diskusi, permainan edukatif, serta pemaparan materi tentang pentingnya saling menghargai. Mahasiswa KKM 36 menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat berbentuk verbal, sosial, maupun melalui media digital.

    Salah seorang anggota KKM 36, Ana Umrotul ‘Aini menuturkan bahwa perundungan sering kali dianggap sepele, padahal dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap psikologis anak. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa saling mengejek atau mengucilkan teman termasuk bentuk bullying yang bisa melukai perasaan. Sekecil apa pun tindakan itu, harus dicegah sejak dini,” ujarnya.

    Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala SD Kertasana 1 mengatakan bahwa edukasi seperti ini sangat membantu sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman. Ia menilai kerja sama dengan mahasiswa KKM memberikan nilai tambah dalam mendukung program sekolah ramah anak.

    “Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa. Anak-anak perlu diberi pemahaman agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter,” ucapnya.

    Selain penyampaian materi, mahasiswa KKM 36 juga mengadakan sesi tanya jawab. Dalam sesi ini, para siswa diberi kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka ketika menyaksikan atau bahkan menjadi korban perundungan. Beberapa siswa mengaku baru menyadari bahwa tindakan mengejek teman juga tergolong bullying.

    Menurut pantauan, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Mereka diajak membuat komitmen bersama untuk tidak melakukan perundungan terhadap teman, serta berani melaporkan kepada guru jika menemukan kasus bullying di sekolah.

    “Saya jadi tahu kalau mengejek itu juga termasuk bullying, mulai sekarang saya tidak akan melakukannya lagi,” kata salah-satu siswa kelas 5.

    Kegiatan Stop Bullying ini merupakan salah satu program kerja KKM 36 di Desa Kertasana. Mahasiswa berharap edukasi ini tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung saja, melainkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak sekolah dan masyarakat.

    “Kami percaya, jika anak-anak sudah dibiasakan saling menghargai sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli dan berempati,” ujar ketua kelompok KKM 36.*

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sekolah dan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan belajar agar bebas dari bullying. Upaya kolaboratif antara mahasiswa, guru, orang tua, dan siswa diyakini mampu menciptakan iklim pendidikan yang sehat di Pandeglang.***

    Bullying KKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    NEWS 18 Juni 2026

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Menyambut SPMB 2026 PMII Cabang Cilegon Mendesak Sinergi Dindikbud, APIP dan APH dalam Menjamin SPMB Bersih di Kota Cilegon

    Nelayan di Pandeglang Keluhkan Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    Recent Post

    Komisi IV DPRD Kota Serang Gelar Raker Bersama OPD, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

    19 Juni 2026

    DPRD Kota Serang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Cegah Praktik Curang

    18 Juni 2026

    Komisi I DPRD Puji Kinerja Kepala Diskominfo Banten Beni Ismail, Riyan Hidayat Beri Catatan

    18 Juni 2026

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    18 Juni 2026

    GMPK: Ruang Akademik Harus Tetap Menjadi Tempat Berpikir, Bukan Melampiaskan Emosi

    17 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.