Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026

    Pengangguran di Kota Serang Menurun, DPRD Dorong Langkah Lanjutan

    30 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Ramu Layar Hadirkan Karya Video Mapping Bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar” di Festival Teater Banten 2025

    Ramu Layar Hadirkan Karya Video Mapping Bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar” di Festival Teater Banten 2025

    Rizki Mubarok21 September, 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Festival Teater Banten 2025 yang berlangsung pada 18–20 September di Plaza Aspirasi, KP3B Provinsi Banten, menampilkan kejutan visual yang menggugah: sebuah karya video mapping bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar”, persembahan dari kolektif seni visual Ramu Layar.

    Diproyeksikan secara langsung ke bangunan publik selama tiga malam berturut-turut, karya ini bukan sekadar permainan cahaya. Ia hadir sebagai narasi visual yang sunyi namun menohok, membawa penonton masuk ke lorong-lorong memori, ruang batin, dan realitas sosial yang sering terabaikan. Karya ini juga memuat kutipan kuat dari sastrawan Milan Kundera.

    “Pertarungan manusia melawan kekuasaan adalah pertarungan ingatan melawan lupa.”

    Kutipan tersebut tampil menyatu dalam video mapping sebagai bagian dari narasi yang mengangkat pentingnya kesadaran historis dan ingatan kolektif.

    Dalam konteks bulan September, bulan yang dalam sejarah Indonesia diwarnai oleh tragedi, represi, dan penghilangan, karya ini sekaligus menjadi bentuk peringatan diam terhadap #SeptemberHitam.

    Perwakilan seni Ramu Layar menyampaikan bahwa karya terbaru mereka tidak hanya sekadar tontonan, tetapi juga upaya menghadirkan ruang refleksi bagi publik. Melalui pendekatan artistik, mereka ingin menegaskan bahwa seni dapat menjadi medium penyampai pesan yang kuat.

    “Kami percaya seni adalah salah satu medium paling tajam untuk menyuarakan hal-hal yang tak bisa dikatakan dengan lantang. Ingatan adalah bagian dari perlawanan. Dan melalui karya ini, kami ingin menciptakan ruang sunyi yang berbicara,” ujar perwakilan Ramu Layar.

    Dengan tema besar festival tahun ini, “Silang Ruang”, Festival Teater Banten membuka panggung bagi eksperimen lintas medium—memadukan seni pertunjukan, visual, dan teknologi. Karya Ramu Layar menjadi contoh nyata bagaimana ruang bisa disilangkan secara makna, bukan hanya secara fisik.

    Festival Teater Banten 2025 sendiri merupakan agenda tahunan yang menghimpun berbagai komunitas teater, seniman, dan pelaku seni pertunjukan dari seluruh wilayah Banten. Tahun ini, festival tak hanya mempertunjukkan panggung, tapi juga menghadirkan ruang refleksi, dialog, dan perlawanan simbolik lewat karya-karya eksperimental.**

    Banten Kreatif Festival Festival Teater Banten 2025 Lokakarya Seni

    Related Posts

    NEWS

    Gema Music Fest 2025: Panggung Anak Muda Banten Unjuk Gigi di Kancah Nasional

    02 Oktober, 2025
    KAMPUS

    Lokakarya KKM 05 UNIBA Bendung: Pamerkan Inovasi & Hasil Pengabdian

    27 Agustus, 2025
    KAMPUS

    Mahasiswa KKM Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa Sukses Lakukan Lokakarya Kecamatan

    23 Agustus, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    NEWS 27 Maret, 2026

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    Recent Post

    Alun-Alun Kota Serang Siap Bertransformasi, DPRD Pastikan Pengawasan Optimal

    30 Maret, 2026

    Ketua DPRD Kota Serang Hadiri Retreat Nasional, Ini Manfaatnya

    28 Maret, 2026

    Proyek PSEL Kota Serang Mulai Bergerak, Pengawasan DPRD Diperketat

    27 Maret, 2026

    DPRD Serang Minta Pemkot Tata Pasar Jedogan Agar Lebih Tertib dan Nyaman

    27 Maret, 2026

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    27 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.