Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Peluang Kota Serang Jadi Lokasi PSEL Capai 90 persen, Legislatif Beri Catatan ke DLH

    05 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Tinjau Tiga RTLH di Kecamatan Walantaka dan Curug

    05 Desember, 2025

    Tangkap, Kejari Kukar Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Factory Sharing

    05 Desember, 2025

    Polda Banten Bongkar 10 Kasus Tambang Ilegal di Tiga Wilayah, 8 Tersangka Diamankan

    04 Desember, 2025
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Ramu Layar Hadirkan Karya Video Mapping Bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar” di Festival Teater Banten 2025
    NEWS

    Ramu Layar Hadirkan Karya Video Mapping Bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar” di Festival Teater Banten 2025

    Oleh Rizki Mubarok21 September, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Festival Teater Banten 2025 yang berlangsung pada 18–20 September di Plaza Aspirasi, KP3B Provinsi Banten, menampilkan kejutan visual yang menggugah: sebuah karya video mapping bertajuk “Jalan Masuk Tanpa Pintu Keluar”, persembahan dari kolektif seni visual Ramu Layar.

    Diproyeksikan secara langsung ke bangunan publik selama tiga malam berturut-turut, karya ini bukan sekadar permainan cahaya. Ia hadir sebagai narasi visual yang sunyi namun menohok, membawa penonton masuk ke lorong-lorong memori, ruang batin, dan realitas sosial yang sering terabaikan. Karya ini juga memuat kutipan kuat dari sastrawan Milan Kundera.

    “Pertarungan manusia melawan kekuasaan adalah pertarungan ingatan melawan lupa.”

    Kutipan tersebut tampil menyatu dalam video mapping sebagai bagian dari narasi yang mengangkat pentingnya kesadaran historis dan ingatan kolektif.

    Dalam konteks bulan September, bulan yang dalam sejarah Indonesia diwarnai oleh tragedi, represi, dan penghilangan, karya ini sekaligus menjadi bentuk peringatan diam terhadap #SeptemberHitam.

    Perwakilan seni Ramu Layar menyampaikan bahwa karya terbaru mereka tidak hanya sekadar tontonan, tetapi juga upaya menghadirkan ruang refleksi bagi publik. Melalui pendekatan artistik, mereka ingin menegaskan bahwa seni dapat menjadi medium penyampai pesan yang kuat.

    “Kami percaya seni adalah salah satu medium paling tajam untuk menyuarakan hal-hal yang tak bisa dikatakan dengan lantang. Ingatan adalah bagian dari perlawanan. Dan melalui karya ini, kami ingin menciptakan ruang sunyi yang berbicara,” ujar perwakilan Ramu Layar.

    Dengan tema besar festival tahun ini, “Silang Ruang”, Festival Teater Banten membuka panggung bagi eksperimen lintas medium—memadukan seni pertunjukan, visual, dan teknologi. Karya Ramu Layar menjadi contoh nyata bagaimana ruang bisa disilangkan secara makna, bukan hanya secara fisik.

    Festival Teater Banten 2025 sendiri merupakan agenda tahunan yang menghimpun berbagai komunitas teater, seniman, dan pelaku seni pertunjukan dari seluruh wilayah Banten. Tahun ini, festival tak hanya mempertunjukkan panggung, tapi juga menghadirkan ruang refleksi, dialog, dan perlawanan simbolik lewat karya-karya eksperimental.**

    Banten Kreatif Festival Festival Teater Banten 2025 Lokakarya Seni
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    PMII Piksi Input Serang Gelar Open Donasi untuk Korban Bencana Alam Sumatra di Lampu Merah PCI Cilegon

    NEWS 01 Desember, 2025

    Seminar Career Branding di MA Sulamul Falah Panimbang Dorong Pelajar Siapkan Masa Depan Sejak Dini

    NCW Laporkan Mantan Kajari Enrekang ke Jamwas Kejagung Terkait Dugaan Pemerasan Rp 2 Miliar

    Gubernur Banten Dinilai Tidak Tegas: Kemacetan dan Polusi Bojonegara-Pulo Ampel Kian Mengkhawatirkan

    PWNU Banten Serukan Islah Terkait Polemik di PBNU

    Recent Post

    Galangan Kapal Modern Arjaya Berkah Marine Jadi Magnet Baru Industri Maritim di Banten

    04 Desember, 2025

    Wali Kota Serang Budi Rustandi Datangi Rumah Warga yang Atapnya Roboh

    04 Desember, 2025

    Ratusan Bangunan Liar di Sempadan Sungai Padek Kota Serang Dibongkar

    04 Desember, 2025

    Ketua TP-PKK Kota Serang Arfina Rustandi Sabet Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2025

    04 Desember, 2025

    1.600 RTLH di Kota Serang Akan Diperbaiki Lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2026

    03 Desember, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.