Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    KKM 78 Sumurbandung Turun Langsung Dampingi Budidaya Lele Lewat Program GEMELE

    24 Agustus 2026

    42 Hektare Afdeling Mike dan Kebun Di Luar Batas Izin, HASRI JACK dan PARTNERS Laporkan PT Letawa

    24 Agustus 2026

    Gelar Mubes ke-VIII, Yamin Sabikin Terpilih sebagai Ketua Umum IKAMABA Periode 2026–2027

    24 Agustus 2026

    GP Ansor Banten Apresiasi Program dan Kebijakan Pemerintahan Prabowo

    23 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Kadis Dikbud Kota Serang Tinjau Langsung Banjir di SMPN 25 Kasemen, Siapkan Opsi Pembelajaran Daring

    Kadis Dikbud Kota Serang Tinjau Langsung Banjir di SMPN 25 Kasemen, Siapkan Opsi Pembelajaran Daring

    Aikal Pratama4 Januari 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Banjir merendam SMP Negeri 25 Kota Serang yang berlokasi di Kampung Sawah Luhur, Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Pada Hari Minggu 4 Januari 2026.

    Genangan air dengan ketinggian cukup signifikan membuat aktivitas belajar mengajar terganggu dan memerlukan penanganan cepat dari berbagai pihak.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, H. Ahmad Nuri, turun langsung meninjau kondisi sekolah yang terdampak banjir. Kehadirannya menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan yang tengah menghadapi musibah.

    Dalam peninjauan tersebut, H. Ahmad Nuri menjelaskan bahwa ketinggian air mencapai hampir satu lutut orang dewasa atau sekitar 60 sentimeter. Kondisi ini dinilai berisiko bagi keselamatan siswa, guru, serta tenaga kependidikan apabila kegiatan sekolah tetap dipaksakan berjalan normal.

    “Hari ini kita menengok SMPN 25 yang kebetulan mengalami banjir dengan debit air yang lumayan. Ketinggian air hampir satu lutut,” ujar H. Ahmad Nuri di sela-sela kunjungannya.

    Ia menuturkan bahwa dalam kondisi seperti ini, langkah yang bisa dilakukan adalah bersabar sembari menyiapkan upaya penanganan yang lebih efektif. Menurutnya, diperlukan penggunaan teknologi atau peralatan khusus untuk menyedot air agar genangan dapat segera berkurang.

    Kadis Dikbud juga mengapresiasi semangat para guru SMPN 25 Kota Serang yang tetap hadir di sekolah sejak dini hari meski lingkungan sekolah terendam banjir. Hal tersebut dinilainya sebagai bentuk tanggung jawab dan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan.

    Terkait proses belajar mengajar, H. Ahmad Nuri menyampaikan adanya kebijakan sementara apabila kondisi banjir belum surut. Salah satu opsi yang disiapkan adalah pelaksanaan pembelajaran secara daring demi menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.

    “Kalau sampai air ini tidak surut, kebijakannya besok kita daring saja sampai air benar-benar surut dan tidak terjadi rob lagi,” tegasnya.

    Ia berharap ke depan ada langkah-langkah strategis dan konkret yang dapat dilakukan agar kejadian banjir tidak kembali terulang, khususnya di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi peserta didik.

    Meski dilanda musibah, H. Ahmad Nuri mengajak seluruh pihak untuk tetap bersyukur dan mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Menurutnya, hujan adalah anugerah Tuhan yang perlu disikapi dengan kesiapsiagaan dan perencanaan yang matang.

    Dalam kunjungan itu, pihaknya juga memastikan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang telah turun langsung ke lokasi untuk melihat dan memantau kondisi banjir di SMPN 25 Kota Serang.

    Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 25 Kota Serang mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah yang pernah dialami sekolah. Biasanya, meski terjadi genangan, kegiatan belajar mengajar masih bisa dilaksanakan, namun kali ini kondisi banjir dinilai terlalu berat sehingga memerlukan perhatian dan solusi jangka panjang.

    banjir Belajar Kadisdikbud musibah Serang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Semarak Kemerdekaan, Warga Kampung Risah Tumpah Ruah

    NEWS 18 Agustus 2026

    Perkuat Pemasangan Ptoduk, KKM 25 Uniba Pasang Media Promosi untuk Mendukung UMKM

    Bikin Produk Makin Menarik, KKM 78 Sumurbandung Dampingi Packaging Dapros dan Renggining

    Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Tanam Tanaman Obat, KKM 25 Singamerta Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri

    Recent Post

    Tanah Bertuan! Pemilik Hak Ulayat Nifasi Tegaskan: Tanah Adat Bukan Milik Negara

    23 Agustus 2026

    Mahasiswa KKM 25 Singamerta Bersama Kepolisian Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judi Online di MTs

    23 Agustus 2026

    Siap Jadi Pemimpin Masa Depan, Duet Tiyo-Dhana: Perubahan Harus Dimulai dari Mindset

    23 Agustus 2026

    KKM UNIBA Kelompok 19 Hadirkan Insinerator untuk Atasi Permasalahan Sampah

    23 Agustus 2026

    Abad Kedua NU: Modernisasi Tata Kelola Tanpa Tinggalkan Tradisi Keulamaan

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.