SERANG – Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menghadiri kegiatan peringatan Nuzulul Quran sekaligus haul Sultan Maulana Hasanuddin yang digelar di Masjid Agung Masigit, Lingkungan Masigit, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Sabtu (7/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muji Rohman menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, turunnya Al-Qur’an tidak hanya menjadi peristiwa sejarah dalam Islam, tetapi juga mengandung makna mendalam yang harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Nuzulul Quran ini mengingatkan kita semua agar semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat,” kata Muji Rohman.
Ia menambahkan, Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan, keadilan, serta kebersamaan yang perlu dijadikan pedoman oleh seluruh umat Islam.

Selain peringatan Nuzulul Quran, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan haul Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam di wilayah Banten.
Muji Rohman menilai sosok Sultan Maulana Hasanuddin merupakan figur penting dalam sejarah penyebaran Islam di Banten. Keteladanan beliau, menurutnya, patut dijadikan inspirasi oleh generasi saat ini.
“Beliau adalah tokoh yang berjasa besar dalam menyebarkan Islam di Banten. Semangat dakwah, kepemimpinan, dan perjuangannya harus menjadi teladan bagi kita semua,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memadati Masjid Agung Masigit. Suasana berlangsung khidmat dengan rangkaian doa bersama serta tausiyah keagamaan.
Muji Rohman berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga warisan sejarah Islam di Banten.
“Semoga melalui peringatan ini kita semua semakin meningkatkan keimanan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” katanya. (ADV)