Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Koperasi Desa Merah Putih, Instrumen Strategis Ekonomi Kerakyatan Jatim

    Koperasi Desa Merah Putih, Instrumen Strategis Ekonomi Kerakyatan Jatim

    Maslam Danur17 Mei 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Chusni Mubarok,
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Jakarta – Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian serta naik-turunnya harga komoditas pangan, Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan perannya sebagai penyangga utama stabilitas nasional. Langkah-langkah strategis yang dijalankan di wilayah ini menjadi bukti nyata penerapan visi Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat ekonomi rakyat melalui pengolahan hasil bumi yang berpusat di desa.

    Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Chusni Mubarok, menegaskan bahwa wilayah ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi barometer keberhasilan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah di tingkat pusat dan daerah kini berada di fase paling krusial untuk memajukan sektor pertanian dan kelautan agar lebih maju dan berdaya saing.

    Hilirisasi: Jangan Hanya Jadi Pemasok Bahan Mentah

    Dalam pandangannya terkait kebijakan publik, Chusni menekankan bahwa kedaulatan pangan tidak boleh hanya diukur dari angka hasil panen di sawah atau hasil tangkapan di laut. Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menciptakan nilai tambah ekonomi di tingkat lokal, sehingga kesejahteraan yang dihasilkan benar-benar dirasakan langsung oleh para petani dan nelayan.

    “Kami tidak menginginkan Jawa Timur sekadar menjadi jalur keluar-masuk bahan mentah. Inti dari kedaulatan pangan itu adalah hilirisasi yang berpihak pada rakyat. Artinya, pengolahan hasil panen harus bisa dikelola sendiri oleh koperasi desa maupun pelaku UMKM setempat,” tegas Chusni saat ditemui awak media di Surabaya, Selasa (12/5).

    Ia menambahkan, kehadiran dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis yang sangat sejalan dengan arah kebijakan Presiden. Melalui koperasi yang dikelola dengan baik, rantai pasok dan distribusi yang selama ini terlalu panjang serta merugikan produsen kecil, perlahan dapat dipangkas. Menurutnya, ini adalah bentuk penataan ekonomi yang paling adil bagi masyarakat luas.

    Sebagai pimpinan komisi yang membidangi urusan ekonomi, Chusni juga menaruh perhatian besar pada upaya mengantisipasi risiko perubahan iklim. Beragam dukungan sarana pertanian seperti pompanisasi hingga mekanisasi yang digulirkan pemerintah pusat harus disambut dengan kesiapan penuh oleh birokrasi di daerah agar manfaatnya maksimal.

    “Jaminan ketersediaan pupuk serta modernisasi alat pertanian yang digalakkan Presiden adalah suntikan energi besar bagi perekonomian kita di Jatim. Tugas kami di legislatif adalah memastikan tidak ada hambatan dalam penyaluran kebijakan tersebut. Bukti nyatanya, inflasi pangan di Jatim tetap terjaga rendah, ini tandanya kerja sama ini berjalan efektif,” jelasnya.

    Pembangunan Merata, Bangkitkan Minat Generasi Muda

    Lebih jauh, Chusni memaparkan bahwa pola pembangunan ekonomi ke depan harus bersifat inklusif dan merata. Berbagai program seperti pembenahan kawasan kampung nelayan hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan koperasi dinilainya sebagai langkah cerdas untuk menarik minat generasi muda agar mau berkarya dan membangun sektor produktif di desa.

    Menurutnya, pembangunan yang berpusat pada desa adalah cara terbaik agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menumpuk di wilayah perkotaan saja, melainkan menyebar hingga ke pelosok daerah.

    “Jika desa-desa di Jawa Timur kuat secara ekonomi, maka ketahanan ekonomi makro kita akan jauh lebih tangguh dan tidak mudah goyah saat menghadapi guncangan dari luar,” ucapnya.

    Bagi Chusni, seluruh langkah ini adalah amanah moral untuk memastikan terwujudnya babak baru kebangkitan ekonomi Indonesia. Ia sangat yakin, dengan arahan kepemimpinan nasional yang tegas dan pelaksanaan yang tepat sasaran di daerah, cita-cita Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi, melainkan sesuatu yang pasti bisa diraih.

    “Jawa Timur siap menjadi penggerak utamanya. Saat Jatim kuat di sektor pangan dan ekonomi, maka pondasi Indonesia untuk berdiri tegak dan mandiri akan semakin kokoh dan nyata adanya,” pungkasnya.

    Koperasi Desa Merah Putih
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    NEWS 14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    Eco Bin Galon: Langkah Kecil KKM 63 Pulo Panjang 2 untuk Lingkungan Sekolah

    Semarak Kemerdekaan: KKM Uniba Jalan Santai Bersama Warga Desa Pulo Panjang

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    Recent Post

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026

    Tak Kunjung Ketemu, Andra Soni Minta Operasi SAR Diperpanjang

    14 September 2026

    Semarak Lomba Adzan Anak Tingkat RT, KKM 63 Pulo Panjang 2 Dorong Generasi Muda Cinta Kegiatan Keagamaan

    13 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.